24.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaMataramTangani Penumpukan Sampah, Pemkot Mataram akan Bakar dengan Insinerator

Tangani Penumpukan Sampah, Pemkot Mataram akan Bakar dengan Insinerator

Mataram (Inside Lombok) – Lahan pembuangan sampah di TPA Regional Kebon Kongok sudah penuh. Saat ini, TPAR Kebon Kongok membatasi jumlah pembuangan sampah lokasi tersebut. Kebijakan pembatasan pembuangan sampah yang diberlakukan saat ini, Pemkot Mataram memfokuskan pembuangan dan pengolahan sampah di TPS Sandubaya.

Walikota Mataram, Mohan Roliskana mengatakan selama ini pengolahan sampah masih di fokuskan di TPST Sandubaya. Namun, pemkot Mataram akan mulai menggunakan insinerator di TPS Sanbudaya. “Kita memanfaatkan TPST kita. Ada insinerator yang akan kita pakai,”katanya Kamis (17/4)pagi.

Selama ini insinerator tersebut digunakan untuk menghancurkan limbah medis yang dihasilkan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Namun karena ada tidak dipakai lagi maka akan dialihkan untuk pengolahan sampah di TPS Sandubaya. “Itu sudah tidak dipakai lagi maka akan dipindahkan ke TPS Sandubaya,” katanya.

Penempatan insinerator ini sebagai salah satu upaya Pemkot Mataram untuk mengolah sampah yang dihasilkan hingga proses pembuangan sampah ke TPA normal kembali. Saat ini pemindahan insinerator itu masih dalam proses karena membutuhkan landasan. “Belum itu masih proses penyiapan tempat. Karena kan butuh landasan. Jadi mungkin belum-belum juga,” katanya.

Pemkot Mataram berharap pembangunan TPST Sandubaya bisa segera direalisasikan. Karena dengan adanya tempat pengolahan sampah tersebut maka bisa meminimalisir sampah yang dibuang ke TPA. “TPST Kebon Talo ini bisa terealisasi ya. Karena dari awal semangatnya sama dengan kementerian. Kita sediakan lahan dan usulan kita masuk dari awal,” katanya.

Ia mengharapkan tidak ada pergeseran anggaran sehingga proyek tersebut bisa segera terlaksana. “Mudah-mudahan tidak ada pergeseran anggaran untuk pembangunan Kebon Talo,” katanya.

Sementara itu, kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi mengatakan dalam sehari jumlah sampah yang dibuang ke TPAR Kebon Kongok mencapai 200 ton. Hanya saja dengan pembatasan yang diberlakukan saat ini, produksi sampah dibuang ke TPS Sandubaya. “Sementara kami amankan dulu di TPST Sandubaya,” katanya.

Ia mengatakan, untuk mengantisipasi penumpukan di TPS tersebut Pemkot Mataram akan mengolah sampah yang dihasilkan. Dimana, Pemkot Mataram akan menempatkan insinerator ke TPS tersebut.

Kapasitas sampah yang bisa dihancurkan dengan alat tersebut mencapai 300 kg per jam. Sedangkan untuk waktu operasionalnya nantinya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “insinerator RS Ruslan kita akan pindah ke TPS Sandubaya,” ujarnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram menargetkan pemindahan insinerator akan dilakukan bulan depan. “Ya Insyaallah bulan depan. Karena sekarang masih kita siapkan tempat,” tutupnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer