25.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaMataramTidak Cukup Gunakan BTT, Penanganan Banjir Mataram Dialokasikan di APBD Perubahan

Tidak Cukup Gunakan BTT, Penanganan Banjir Mataram Dialokasikan di APBD Perubahan

Mataram (Inside Lombok) – Penggunaan dana belanja tidak terduga (BTT) akan dilakukan dengan pengawasan yang ketat dan sangat hati-hati. Usulan BTT dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sudah masuk namun saat masih dalam tahap review.

“Dari awal BTT ini memiliki rambu-rambu apa saja. OPD juga direview oleh inspektorat. Tidak bisa sembarang, uang keluar langsung dibelanjakan. Kan tidak. Pengawasan berlapis, perencanaan berlapis,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri.

Ia mengatakan anggaran BTT terbatas sekitar Rp7 miliar. Alokasi anggaran ini nantinya diprioritaskan untuk intervensi langsung bagi warga terdampak serta kegiatan penanganan pasca banjir lainnya. “Tidak cukup dengan BTT. Kalau BTT itu kan spesifik penggunaannya,” katanya.

Untuk saat ini, BTT yang disiapkan belum ada yang digunakan karena masih dalam tahap review setelah sebelumnya ada pengajuan dari OPD terkait. Bahkan Pemkot Mataram juga menunggu usulan dari kelurahan. “Kita minta dari kelurahan juga,” ucap Alwan.

Ia menegaskan, beberapa kegiatan harus melalui proses tender. Karena nilai kegiatan diatas Rp400 juta harus melalui sistem tender. “Apalagi ini bencana,” jelasnya.

Beberapa kegiatan perbaikan pasca banjir ini akan melalui sistem tender misalnya jembatan yang rusak. “Ada beberapa kegiatan harus melalui sistem tender seperti pembuatan jembatan,” katanya.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan, sekitar lima jembatan rusak parah akibat banjir. Dari jumlah ini, alokasi anggaran yang dibutuhkan yaitu mencapai Rp9 miliar. “Itu ada lima jembatan, bronjong, rumah,” katanya.

Adapun jembatan yang rusak yaitu Jembatan Perumahan Mahkota di Bertais, Jembatan di Lingkungan Kebon Duren di Selagalas, Jembatan Pandansalas, Jembatan Lingkungan Tegal, dan Jembatan penghubung Karang Kemong–Majeluk, Kecamatan Cakranegara.

Namun selain dari BTT, penanganan banjir ini juga akan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD perubahan. Dengan demikian, penanganan dampak banjir yang terjadi pada Minggu 6 Juli 2025 lalu, tidak hanya bersumber dari BTT. “Tidak ansih dari BTT saja, tapi nanti ada dari ABPD Perubahan juga,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer