32.5 C
Mataram
Sabtu, 31 Januari 2026
BerandaMataramTPA Kebon Kongok Libur Saat Lebaran, TPS Liar Bermunculan di Mataram

TPA Kebon Kongok Libur Saat Lebaran, TPS Liar Bermunculan di Mataram

Mataram (Inside Lombok) – Tempat pembuangan sampah (TPS) liar mulai banyak bermunculan di Kota Mataram. Tumpukan sampah terlihat di beberapa ruas jalan lingkungan pada saat libur lebaran kemarin. Sampah-sampah tersebut tidak terangkut hingga siang hari dan bahkan berserakan ke jalan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Vidi Partisan Yuris Gamanjaya mengatakan penumpukan sampah terjadi karena pembuangan sampah ke TPA Kebon Kongok ditutup sementara waktu saat lebaran. Dengan kondisi tersebut, pihaknya pun sudah meminta agar sampah yang dihasilkan untuk disimpan terlebih dahulu hingga pembuangan ke TPA regional dibuka kembali.

“Kalau di jalan lingkungan ya tugas kelurahan. Kalau kemarin libur dua hari (TPA regional) dan kita sudah bersurat ke kelurahan untuk libur dan sampahnya itu untuk disimpan, tapi tidak mau tahu tentang itu,” katanya.

Penutupan tersebut sambung Vidi membuat sampah yang ada di TPS yang ada di Mataram membludak. “Kalau ada informasi kita langsung selesaikan kalau ada TPS liar,” katanya.

Diterangkan, pada saat Idulfitri pembuangan sampah ke TPA Kebon Kongok ditutup sementara. Hal yang sama juga terjadi pada saat lebaran ketupat sehingga diakuinya ada penumpukan sampah di beberapa titik. “Sekarang sudah terbiasa dan kita lemburkan hari ini,” katanya.

Terkait dengan peningkatan jumlah sampah belum diketahui secara pasti. “Kalau itu nanti kita lihat pengangkutan hari ini. Nanti kita lihat pengakutan itu setelah selesai,” katanya.

Jumlah TPS di Kota Mataram sebanyak 15 lokasi. Dari jumlah tersebut, TPS Lawata akan dijadikan sebagai TPS mobile. Namun pengalihan ini masih dalam proses uji coba. “Sampahnya tidak dibuang ke bawah dan roda tiga itu nanti langsung ke roda empat karena nanti roda empat parkir disitu,” katanya.

DLH Kota Mataram meminta agar pihak kecamatan dan kelurahan aktif untuk menginformasikan jika ada TPS liar. Dengan informasi yang cepat, maka penanganan bisa dilakukan dengan segera dan tidak menimbulkan penumpukan sampah sehingga mengganggu kebersihan Kota Mataram. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer