Mataram (Inside Lombok) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram menargetkan tumpukan sampah yang ada di TPS Sandubaya bisa terselesaikan hingga akhir bulan ini. Karena bau tumpukan sampah yang ada di TPS tersebut sampai ke jalan raya.
Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi mengatakan pembuangan sampah ke TPA Kebon Kongok sudah mulai dibuka kembali. Dengan begitu, sampah-sampah yang ada di TPS dialihkan ke TPA sejak Sabtu (7/6) akhir pekan kemarin. “Dua minggu sudah harus clear itu kita mulai Sabtu itu. Akhir bulan ini sudah tidak ada sampah lagi,” katanya, Kamis (12/6) pagi.
Ia mengaku, bau tumpukan sampah di TPS Sandubaya juga masuk ke perkantoran DLH Kota Mataram. Sehingga tidak bisa dipungkiri, perkantoran dan ruko-ruko yang ada di kawasan tersebut juga akan terkena dampak dari bau sampah yang menumpuk. “Sudah dikeluhkan karena baunya. Bau itu juga sampai di kantor kami. Jadi bukan saja masyarakat yang kena imbasnya tapi kami juga berkantor di sana juga kena imbasnya,” ungkapnya.
Pembuangan sampah ke TPA ini juga untuk membuat lokasi penempatan incinerator. Karena alat pembakar sampah yang ada di RS. Moh. Ruslan akan dipindah ke TPS Sandubaya. “Kami juga harus kejar target untuk pemasangan landasan incinerator dari rumah sakit yang akan kita pakai disitu,” katanya.
Jumlah sampah yang masih tersisa di TPS Sandubaya sekitar 1.500 ton. Jumlah ini terus dikurangi, dalam sehari jumlah sampah yang dibuang ke TPA Kebon Kongok sebanyak empat ritase. Dimana sebelumnya, pembuangan sampah ke tempat tersebut hanya tiga ritase. “Kita buang sampai empat ritase. Itu sampai jam 4 sore. Itu pembuangan sampah yang normal atau yang rutin,” ungkapnya. (azm)

