Mataram (Inside Lombok) – Video kepala kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTB, Zamroni Aziz, melempar stand mikrofon viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada saat pelantikan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Dompu. Dalam video yang beredar selama 28 detik itu, Kanwil Kemenag NTB akan memberikan selamat kepada Kepala Kemenag Dompu yang baru, namun Zamroni tiba-tiba melempar stand mikrofon.
Zamroni Aziz membantah melempar stand mikrofon tersebut. Tindakan yang dilakukan hanya memindahkan saja, agar memperlancar jalur para pejabat dan tamu undangan yang ingin memberikan ucapan selamat. “Tiang tersebut menghalangi jalur para pejabat dan tamu undangan saat hendak memberikan ucapan selamat kepada Kepala Kemenag Dompu yang baru,” katanya, Senin (22/9).
Menurutnya, video viral yang beredar disebut tidak akurat, karena sudah diedit sehingga tidak menampilkan kejadian yang sesungguhnya. “Video yang beredar telah diedit dan dipotong sehingga tidak menggambarkan kejadian yang sebenarnya,” kata Zamroni.
Kejadian sebenarnya, terang Zamroni, ia hanya ingin memindahkan stand mikrofon secara spontan. “Pergerakan yang terekam dalam video tersebut adalah tindakan spontan untuk memindahkan tiang mikrofon. Tindakan memindahkan tiang mikrofon murni dilakukan untuk memperlancar dan mempermudah prosesi pemberian ucapan selamat,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Selama acara hingga pemberian ucapan selamat, tidak ada ketegangan atau insiden negatif yang terjadi. “Tindakan tersebut dilakukan sambil bercanda dan suasana setelahnya sangat cair,” katanya. Ia menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan pelantikan berjalan lancar. “Seluruh rangkaian acara pelantikan, mulai dari prosesi hingga sesi foto bersama dan ramah tamah, berjalan lancar, tertib, dan penuh keakraban,” jelasnya.
Zamroni juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh konten video yang tidak lengkap dan sudah dimanipulasi. Setelah video beredar, Zamroni meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya NTB.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. saya Zamroni Aziz atas nama pribadi dengan penuh kerendahan hati, menyampaikan permohonan maaf yang sedalam dalamnya kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat NTB terkait dengan video yang beredar di kalangan masyarakat,” katanya, melalui akun Instagram @Kanwil_Kemenag_Ntb.

