25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramWarga Perumahan di Mataram Keluhkan Debit Air PDAM, Normal Hanya Saat Tengah...

Warga Perumahan di Mataram Keluhkan Debit Air PDAM, Normal Hanya Saat Tengah Malam

Mataram (Inside Lombok) – Musim kemarau yang terjadi saat ini berdampak pada debit air mulai berkurang yang mengalir ke para pelanggan. Salah satunya, debit air yang dikelola oleh PT. Air Minum Giri Menang.

Kondisi ini juga dikeluhkan oleh Syamsul, salah satu warga yang tinggal Perumahan Permata Regency, Kota Mataram. Para warga mengeluhkan air yang normal datang hanya pada saat tengah malam, namun setelah itu debitnya sangat kecil dan disebut mempengaruhi aktivitas. “Kalau karena musim kemarau, ya kita wajarkan kalau berkurang. Tapi begitu dia hujan, kondisinya sama. Kita tanyakan pihak PDAM, dan mereka tidak bisa jawab,” ujar Syamsul, Senin (15/9) siang.

Syamsul menjelaskan, keluhan yang sama sempat disampaikan kepada pihak PT. Air Minum Giri Menang. Setelah dilakukan penanganan, debit air kembali normal, namun hanya berlangsung dua hari, dan setelah itu kembali macet. “Kita sudah lapor, tapi susah ditanggapi,” katanya.

Dengan keluhan tersebut, warga setempat berencana akan mendatangi perusahaan air minum tersebut. Rencana ini dibuat agar pihak PDAM bisa segera merespon keluhan warga. “Kita ada bukti laporan warga yang sudah disampaikan ke PDAM. Kita ada rencana geruduk ini,” katanya.

Menurutnya, PT. Air Minum Giri Menang tetap boleh menambah jumlah pelanggan. Akan tetapi juga harus dibarengi dengan kualitas layanannya yang maksimal baik kepada pelanggan baru atau yang sudah lama. “Kalau terlambat bayar surat itu langsung dah ke warga dan cepat sekali sampai. Makanya kita bilang pelayananya tingkatin jangan hanya mau nambah pelanggan. Pertahankan kualitas layanan di pelanggan yang sudah lama,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Manager Distribusi Mataram PT. Air Minum Giri Menang, Haprisia Wina, mengatakan tahun 2025 ini pihaknya sedang berbenah. Perbaikan yang dilakukan tidak hanya di lokasi yang dikeluhkan oleh pelanggan. Melainkan ke seluruh jaringan air yang terhubung. “Kita tetap merespon, hanya saja kita berproses dan untuk aduan dari Pagutan ini kita sudah berbenah di jaringan transmisinya,” tegasnya.

Pada musim kemarau tahun ini, Wina mengakui bahwa terjadi penurunan pada debit air sekitar 20 persen dari biasanya. Perbaikan yang dilakukan petugas PDAM hampir setiap hari, tidak hanya di wilayah Pagutan, melainkan titik yang lain.

Berdasarkan data yang dimiliki PT. Air Minum Giri Menang dalam sebulan, jumlah aduan yang diterima dari pelanggan mencapai 100 aduan. “Keluhannya berupa air macet, tersumbat di meteran, dan tersumbat di instalasinya,” ungkapnya

Wina menekankan, perbaikan kualitas pelayanan tetap dilakukan oleh PT. Air Minum Giri Menang. Dipastikan keluhan para pelanggan juga tetap ditanggapi dan akan dilayani. “Kita tetap terima laporan dan akan memproses keluhan para pelanggan,” tutupnya.

- Advertisement -

Berita Populer