26.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaOlahragaCocok untuk Semua Usia, Sepak Bola Berjalan Dilombakan di Fornas VIII

Cocok untuk Semua Usia, Sepak Bola Berjalan Dilombakan di Fornas VIII

Mataram (Inside Lombok) – Event festival olahraga masyarakat nasional tahun ini mempertandingkan induk organisasi olahraga (Inorga) sepak bola berjalan. Di inorga ini diikuti oleh peserta mulai dari usia 25 – 65 tahun.

Pada Perkumpulan Sepak Bola Berjalan Seluruh Indonesia (Persejasi) memiliki beberapa nomor pertandingan dengan dua kategori yaitu laki-laki dan perempuan. Pada pertandingan kali ini salah satu peserta berusia 70 tahun.

Ketua Umum Persejasi, Hendra Hartono mengatakan pada perlombaan ini ciri-ciri yaitu tidak boleh berlari, no tackling, dan no sledding. Artinya selama permainan para pemain hanya berjalan untuk bisa merebut bola dari lawan. Selain itu, tendangan bola tetap rendah dan tidak ada yang menggunakan kepala atau sundul. “Olahraga ini lahir dari senior-senior ini memaksakan diri untuk main,” katanya Rabu (30/7) pagi.

Permainan ini sambungnya ramah untuk semua usia baik laki-laki dan perempuan dan paling disukai oleh para senior. Namun saat ini, Persejasi baru ada di 22 daerah di Indonesia dan baru delapan daerah yang ikut pada event ini.

“Kalau ini konteksnya Fornas. Kita ikut arahan Fornas kemudian kita akan berpartisipasi. Kita upayakan supaya bertambah terus,” katanya. Untuk ukuran lapangan sendiri, tidak ada ketentuan dalam pertandingan. Artinya, ukuran lapangan disesuaikan dengan jumlah pemain yaitu 5 hingga 7 orang dalam satu tim. “Tidak ada pakemnya apakah itu selebar futsal atau paling tinggi itu mini soccer. Kita mengadopsi apa yang ada saja. Dan zero accident tidak ada body contact,” katanya.

Ketua Pengprov Persejasi NTB, Musa Kazim Anwar mengatakan persiapan untuk mengikuti kegiatan ini tidak terlalu lama. Karena pembentukan Persejasi NTB yaitu baru enam bulan yang lalu. “Kita bentuk ini baru enam bulan. Bentuk atlet juga sangat singkat, kita alhamdulillah bisa terselenggara,” katanya.

Di NTB baru ada enam daerah yang sudah membentuk Persejasi di NTB. Setelah terbentuk, Inorga ini paling banyak diminati oleh masyarakat berusia 40 tahun keatas. Tidak hanya laki-laki, permainan ini juga banyak diminati oleh para perempuan. “Kita sudah ada di enam kabupaten kota di NTB ini. Ini pertama kali yang masuk kedalam kategori bertanding. Kita datangkan dari pusat untuk latihan dan alhamdulilah kali ini kita menang lawan Jateng,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer