Lombok Timur (Inside Lombok) – Pada momen libur lebaran, Pantai Sunrise Land Lombok (SLL) di Labuhan Haji, Lombok Timur dikunjungi oleh belasan ribu pengunjung sejak H+1 Idulfitri hingga hari terakhir liburan. Hal itu menunjukkan peningkatan kunjungan dibandingkan hari biasanya.
Direktur Pantai SLL, Qori’ Bayyinaturrosi menjelaskan tingkat kunjungan pengunjung sejak H+1 Lebaran telah mencapai 15.500 orang. Meski demikian, angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Mungkin karena kondisi ekonomi yang tidak terlalu baik, banyak masyarakat yang memilih untuk menahan diri sementara,” ujarnya, Kamis (09/4).
Guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung selama berwisata di Pantai SLL, pengelola pantai tersebut menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkarmat) serta Polsek Labuhan Haji. Kerja sama ini dilakukan mengingat tingginya jumlah pengunjung yang datang, terutama pada periode libur Lebaran dan Pesta Pantai.
Meskipun kunjungan menurun dibandingkan tahun lalu, yang rata-rata mencapai 5 ribu orang per hari, Pantai SLL tetap ramai pengunjung berkat suasana pantai yang aman, bersih, serta fasilitas yang lengkap. Selain wahana bermain anak seperti trampolin dan odong-odong, pantai ini juga menyediakan fasilitas seperti musala, kamar mandi, dan gazebo yang cukup memadai.
Qori’ juga menambahkan bahwa pengelola pantai masih membutuhkan penambahan fasilitas pendukung lainnya untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. “Kami membutuhkan tambahan tempat ibadah, tempat sampah, wahana bermain, dan fasilitas lainnya untuk semakin menarik pengunjung,” imbuhnya.
Dalam upaya menjaga keselamatan pengunjung, pengelola pantai bekerja sama dengan Damkarmat dan kepolisian untuk melakukan patroli dan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keselamatan, terutama saat mandi di pantai. Kehadiran petugas sangat membantu, bahkan dalam satu kasus, petugas berhasil menyatukan kembali tiga anak yang terpisah dari keluarga mereka.
Kapolsek Labuhan Haji, IPTU Suhardi, menyampaikan bahwa sejak H+1 Lebaran, pihaknya telah meningkatkan patroli di sepanjang pantai dan wilayah sekitarnya. Saat puncak perayaan Pesta Pantai pada H+6 hingga H+7, tim yang diterjunkan berjumlah 32 orang, dibantu oleh Damkarmat. “Kami terus memantau aktivitas masyarakat, khususnya yang membawa anak-anak, untuk menghindari kecelakaan seperti terbawa arus atau tindak kriminal,” jelas Suhardi.
Menurutnya, meskipun tingkat kunjungan tinggi, situasi hingga saat ini berjalan lancar tanpa ada kemacetan atau insiden besar. “Alhamdulillah, semuanya aman dan terkendali,” tutupnya. (den)

