Lombok Barat (Inside Lombok) – Kecelakaan tunggal mobil pick up yang mengangkut puluhan orang penumpang di Gerung menelan korban jiwa. Seorang anak perempuan berusia 8 tahun dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (04/05) pagi di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, sekitar pukul 09.30 Wita. Kasat Lantas Polres Lobar, Iptu Dina Rizkiana menerangkan dari informasi yang dihimpun pihaknya di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika sebuah kendaraan pick up melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan tersebut mencoba mendahului sebuah sepeda motor yang berada di depannya.
Namun, usai berhasil mendahului, pengemudi pick up inisial B (37) yang merupakan warga Dusun Pede Anyar, Desa Kuripan Selatan, diduga kehilangan kendali atas kendaraannya, sehingga mobil pick up yang mengangkut sekitar 21 penumpang tersebut oleng ke arah barat dan menabrak sebuah pohon di tepi jalan.
Nahas, kecelakaan tunggal ini mengakibatkan sejumlah penumpang pick up mengalami luka-luka, bahkan satu diantaranya meninggal dunia. “Setelah tiba di TKP, prioritas utama kami adalah melakukan pengecekan terhadap kondisi korban. Sayangnya, satu korban atas nama R, seorang anak perempuan berusia 8 tahun dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Dina, Minggu (04/05/2025).
Selain korban meninggal dunia, puluhan penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Ada yang luka di kepala, wajah, hingga patah tulang. Seluruh korban luka pun langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pihak kepolisian juga telah melakukan pendataan saksi-saksi di lokasi kejadian, salah satunya adalah seorang pedagang yang ada di sana. “Kami telah menerima informasi, mendatangi TKP, mengamankan barang bukti berupa kendaraan pick up, melakukan pengecekan terhadap korban, dan membuat laporan awal terkait kejadian ini,” jelasnya.
Pihaknya pun memastikan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan tunggal ini.
Sementara itu Kapolres Lobar, AKBP Yasmara Harahap menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia dan mendoakan kesembuhan bagi para korban luka.
Pihaknya juga mengimbau dengan tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan pick up untuk mengangkut orang. Karena selain melanggar aturan lalu lintas, tindakan ini juga dinilai sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kecelakaan tragis dengan potensi korban jiwa, maupun luka berat.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan. Keselamatan adalah yang utama,” pesan Yasmara. (yud)

