Kuta Beach Park dan Tanjung Ann Siap Jadi Camping Ground MotoGP

289
Kuta beach park salah satu lokasi camping ground yang disediakan (Inside Lombok/Devi)

Mataram (Inside Lombok) – Kebutuhan penginapan menjelang perhelatan MotoGP Maret 2022 cukup banyak, apalagi di daerah Mandalika Lombok Tengah. Camping ground menjadi alternatif penginapan yang dipilih. Ada dua lokasi camping ground disiapkan, yaitu di kawasan Kuta Beach Park dan Tanjung Ann.

Kedua lokasi ini dinilai amat strategis, aman karena mudah dikontrol dan aksesnya cukup dekat dengan area sirkuit Mandalika. “Camping Ground disiapkan di dua lokasi sebagai alternatif penginapan tamu yang kekurangan kamar,” kata Vice President MGPA, Cahyadi Wanda, Senin (31/1).

Penyedian lokasi camping ground ini untuk memenuhi kebutuhan penginapan jelang MotoGP Maret mendatang. Lantaran ketersedian kamar hotel dan homestay kian terbatas dengan harganya yang cukup tinggi. Bahkan di Kuta, Kota Mataram, dan Senggigi sudah penuh pesanan dari penonton maupun travel agent.

Sementara itu, pihaknya belum merinci lebih jauh terkait jumlah tenda yang disediakan untuk camping ground. Termasuk skema penyewaan, harga sewa dan berbagai fasilitas dan kebutuhan penunjang lainnya. Nanti pihaknya akan bekerjasama dengan sponsor untuk menyediakan tenda.

“Sponsor dari brand Eiger untuk ketersediaan tenda tidur penonton. Info lebih lengkapnya menyusul,” tuturnya.

Camping ground memang menjadi alternatif untuk bisa menyediakan penginapan yang lokasinya dekat dengan sirkuit. Karena banyak penonton mencari lokasi penginapan dekat dengan lokasi MotoGP agar tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi.

Adanya penyediaan lokasi untuk camping ground di Mandalika disambut baik Ketua Indonesian Congress and Convention Association (INCCA) NTB, Muhammad Nurhaedin. Beberapa waktu lalu pihaknya telah mengusulkan agar camping ground segera disiapkan mengakomodir kebutuhan tempat tinggal para tamu.

Pemerintah disebutnya tinggal menyiapkan fasilitas-fasilitas penunjang seperti MCK portable, air bersih, pelayanan terpadu, tenda tambahan, dan lainnya. “Entah itu disewa oleh pemerintah pada pelaku usaha, melalui bela pengadaan barang dan jasa, bekerjasama dengan instansi yang memiliki peralatan tersebut, dan sebagainya,” ujar Edo, sapaan akrabnya.

Di sisi lain, berbagai jenis UMKM, pedagang suvenir hingga pedagang asongan pun bisa ambil bagian. Sebagai penyedia kebutuhan konsumsi maupun oleh-oleh. INCCA sebagai penyelenggara juga bisa menyediakan kebutuhan bersifat pendukung tambahan.

“Multiplier effect bisa dirasakan semua pihak nantinya dengan tersedianya semua kebutuhan penonton,” imbuhnya. (dpi)