Performa Debat Pasangan Makmur-Ahda pada Putaran Kedua Dinilai Memuaskan

57
Pasangan MUDA saat menghadiri debat putaran kedua. (Inside Lombok/Istimewa)

Mataram (Inside Lombok) – Debat Publik Putaran II Calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram 2020 telah selesai digelar di Hotel Golden Palace Lombok. Disiarkan secara langsung melalui televisi dan layanan streaming, pada Sabtu malam (14/11/2020).

Debat yang diselenggarakan KPU Kota Mataram tersebut mengangkat tema Meningkatkan Pelayanan Masyarakat dan Mengatasi Persoalan Daerah. Debat berlangsung selama sekitar tiga jam setelah dimulai pada 19.30 WITA.

Berbagai program disampaikan oleh para kandidat, dan pasangan Makmur-Ahda dinilai oleh tim unggul oleh banyak pihak pada putaran kali ini. Salah satunya dari Pengamat Politik Bayu Satria Utama. Dalam keterangan Pers yang diterima Inside Lombok, Alumnus Magister Politik Universitas Indonesia itu menilai, bahwa program mengenai Pelayanan Publik yang dipaparkan oleh pasangan MUDA menjadi sebuah terobosan inovatif untuk Kota Mataram dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital.

Bayu juga menambahkan, kerumitan birokrasi yang kerap menghambat proses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan administratif dapat diselesaikan. Apabila Program Mataram Mudah yang dijelaskan oleh pasangan MUDA benar-benar bisa direalisasikan. Menurutnya, aplikasi yang digunakan sebagai medium pelayanan publik tersebut dapat membuat aktivitas administratif menjadi lebih praktis.

“Masalah Pelayanan Publik di Kota Mataram yang sekaligus menjadi tema debat malam ini telah terjawab oleh pasangan MUDA. Mereka memberikan program yang konkret. Aplikasi digital yang mereka maksudkan untuk memangkas arus birokrasi yang rumit, merupakan terobosan mutakhir bagi sejarah pelayanan publik di Kota Mataram,” jelas Bayu ketika diwawancarai via telepon.

Untuk Persoalan Daerah, Bayu mengatakan bahwa semua kandidat mencotohkan kasus yang sama, yakni permasalah sampah. Namun lagi-lagi, lanjutnya, MUDA sejauh pembahasan tersebut masih unggul.

“Untuk persoalan daerah, mayoritas pembahasan mengarah ke kasus pengolahan sampah yang belum optimal. Namun lagi-lagi, MUDA masih unggul dalam perdebatan melalui program yang mereka sebut sebagai Prakarsa Mataram,” ujarnya.

Menurutnya, upaya mengimbangi volume peredaran sampah dengan jumlah perangkat pengangkut sampah merupakan hal paling dibutuhkan sekarang. Nah yang lebih menarik adalah, bagaimana rencana mereka untuk memfasilitasi produk-produk lokal untuk mengemas komoditas lokal supaya ramah lingkungan.

Bayu juga memberikan pengamatan sederhananya dari perspektif komunikasi, ia menilai bahwa nuansa kharismatik yang dibangun Pasangan MUDA telah berhasil mencuri perhatian publik pada debat malam ini. Menurut Bayu, debat putaran kedua telah menghadirkan pertunjukkan yang mengejutkan dibandingkan debat putaran pertama.

“Secara retoris dan tindakan-tindakan non-verbal, Pasangan MUDA, terutama Ahda, telah berhasil membangun kharisma terhadap penampilannya malam ini. Di sisi lain, Miq Makmur juga dengan percaya diri menampilkan keharmonisannya bersama Ahda di depan publik, sehingga keduanya tampak menjadi pasangan yang paling akrab, jujur dan menarik, ” ujarnya.

Ditemui di Posko Relawan MUDA di Jalan Langko pada Minggu (15/11/2020), Calon Walikota H Lalu Makmur Said dan Calon Wakil Walikota Mataram Badruttamam Ahda mengaku puas dengan hasil debat sabtu malam kemarin. Menurut Makmur Said, pandangan dari para pengamat yang menilai penampilan mereka unggul dibandingkan pasangan lain membuat keduanya semakin bersemangat untuk melanjutkan debat pada putaran ketiga mendatang.

“Apa yang telah para pengamat nilai mengenai kami, membuat kami semakin bersemangat. Dan tentu saja, kami akan terus belajar dan mengevaluasi apa yang dirasa kurang. Semua yang telah kami tampilkan kemarin malam, adalah murni dari hasil aspirasi masyarakat Kota Mataram,” jelas Makmur.

Sementara itu, Ahda mengatakan bahwa debat putaran kedua tersebut dapat menghasilkan nilai baik karena dukungan masyarakat yang tinggi. Terlebih lagi, kata Ahda, pertemuannya dengan Syekh Ali Jaber sebelum menuju lokasi debat semakin menambah semangatnya.

“Dukungan masyarakat yang semakin hari semakin besar dan tulus kepada kami, menjadikan kami pun semakin optimis. Lebih-lebih, kemarin ba’da magrib, tiyang dan Miq Makmur bertemu dengan Syekh Ali Jaber yang juga mendukung ikhtiar kami. Insyaallah, restu beliau adalah berkah bagi setiap langkah kami,” kata alumnus Al-Azhar Kairo Mesir tersebut.