25.5 C
Mataram
Kamis, 5 Februari 2026
BerandaSosokArkharega, Siswa Asal Masbagik Peraih Juara Matematika Sains Nasional dan Internasional

Arkharega, Siswa Asal Masbagik Peraih Juara Matematika Sains Nasional dan Internasional

Lombok Timur (Inside Lombok) – Arkharega Nabigh Essadio, Seorang bocah asal Masbagik, Lombok Timur (Lotim) kelahiran 1 Agustus 2014 berhasil menyabet juara matematika sains di berbagai ajang nasional dan internasional.

Arkharega yang saat ini duduk di bangku kelas 4 SD Unggulan Hamzanwadi tersebut telah mengukir sejarahnya sendiri dengan berbagai ajang olimpiade yang diraihnya, mulai dari mendulang medali emas, perak, hingga perunggu.

Ayah Arkharega, dr. Edi Surya Bara mengatakan sejak kecil anaknya sudah menunjukkan kecintaan pada matematika, di mana ia suka berhitung dan rasa penasaran untuk memecahkan berbagai soal yang dipelajari waktu duduk di sekolah dini.

Berkat dari kegemaran Arkharega dan informasi dari guru bahwa anaknya gemar dalam matematika, Edi Surya kemudian mengasah bakat anaknya dengan mencarikan les privat untuknya waktu sudah duduk di bangku sekolah dasar. “Setelah itu saya carikan guru les, Pak Farijan namanya yang mengajar matematika di SMAN 1 Masbagik, alhamdulillah cocok,” ucapnya, Rabu (14/05/2025).

Dalam sehari-harinya Arkharega rata rata menjawab 10 soal matematika untuk mengasah bakatnya. Namun tentunya bukan soal belajar saja yang harus dijalani, melainkan juga ia menjalani aktivitas lainnya juga layaknya anak-anak yang gemar bermain. “Tentunya tetap ada kegiatan lain seperti bermain game, bersosial dan juga kegiatan olahraga juga dia ikuti seperti sepak bola dan juga badminton dan les bahasa inggris dan les mengaji,” tuturnya.

Bakat yang terus diasah membuat orang tuanya terus mendukung kegiatan positif tersebut dengan mencari informasi olimpiade untuknya, baik itu ajang nasional maupun internasional. Hal itu dilakukan agar apa yang dikuasai Arkharega dapat tersalurkan dan mengukur sejauh mana kemampuannya.

“Saya suka cari informasi olimpiade untuknya, setelah itu baru saya koordinasi dengan sekolahnya untuk bersama-sama mendukung kegiatannya. Alhamdulillah kadang kami sering untuk pendanaannya deng sekolahnya, dan itu selalu didukung,” paparnya.

Adapun berbagai ajang yang diikuti yakni Medali Perak World Mathematics Invitational 2025, Medali Perunggu Singapore and Asian Science and Mathematics Olympiad 2025, Medali Perunggu International Mathematics Exam Center 2024, Juara Harapan International Cambridge Factor Olympiad 2024 Bidang Matematika.

Kemudian ajang nasional yang diikutinya yakni Medali Perak Olimpiade Sains Topaz 2024 Bidang Matematika, Medali Perunggu I Discovered Math and Science Competition 2024 Bidang Matematika, Medali Perunggu Fermat Mathematics Olympiade, dan Medali Perunggu Copernicus Olympiad National Round Mapel Matematika.

“Satu yang mungkin membuat dia sampai di titik ini adalah saya selalu memberi afirmasi positif bagi anak saya bahwa dia bisa asal mau berusaha, medali medali itu adalah bukan hasil akhir tetapi proses itu yang penting,” ungkapnya.

Di balik medali – medali dan prestasi yang diukir Arkharega tentunya bukan hal yang instan maupun dari latar belakang keluarga yang luar biasa. Melainkan banyak tantangan yang dihadapinya hingga sampai ke titik ini, dukungan orang tua dan ketekunan menjadi hal utama hingga sampai seperti saat ini. “Di balik medalinya itu ada banyak tangisan, rasa capek, lelah, kantuk, rasa bosan yang dia lawan, bahkan mengorbankan sedikit waktu bermainnya,” ucapnya.

Edi Surya berharap agar Arkharega terus dapat mengukir prestasi dan semakin giat dalam belajar. Ia juga berpesan kepada semua orang tua agar jangan sampai membunuh karakter anak, dukung kegiatan selagi positif. “Dukungan sebagai orang tua jadi faktor utamanya, jangan paksa mereka harus jadi seperti apa yang kita mau, tapi dukung apa yang mereka mau selagi positif,” pungkasnya. (den)

- Advertisement -

Berita Populer