Ini Asupan Makanan dan Minuman yang Tepat saat Berpuasa

Mataram (Inside Lombok) – Menjelang bulan suci Ramadan ini sebagian besar tentunya memiliki tekat untuk sebisa mungkin menjaga stamina tubuh supaya tetap sehat. Harapan tersebut lantaran agar ibadah puasa selama 30 hari mendatang bisa berjalan dengan lancar dan kerap senantiasa dalam kondisi tubuh yang stabil.

Selama bulan ramadan pun aktivitas sehari-hari harus tetap terus berjalan, seperti melakukan pekerjaan di kantor maupun kegiatan belajar mengajar di sekolah dan sebagainya. Tidak menutup kemungkinan pula jika di suatu momen selama berpuasa tubuh kita terasa lesu bahkan lemas.

Saat berpuasa tidak ada asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi, namun tubuh kita akan mengandalkan karbohidrat dan lemak. Karbohidrat tersebut tersimpan dalam hati dan otot tubuh. Lemak juga dapat memberikan energi sesudah seluruh kalori dari makanan yang dikonsumsi pada malam hari telah digunakan.

Agar tubuh selalu bugar selama menjalankan ibadah puasa, maka asupan makanan dan minuman saat sahur dan berbuka sangat berpengaruh bagi tubuh kita di keesokan harinya. Seperti yang dikutip dari Medical Daily, berikut beberapa uraian untuk menjaga kebugaran tubuh mengenai asupan makanan dan minuman selama berpuasa.

Ketika sahur, akan lebih baik jika sajian makanan yang dikonsumsi tidak berlemak ataupun berminyak. Karena dengan mengonsumsi makanan tersebut justru akan membuat tubuh bisa lebih cepat haus pada siang hari.

Begitu pula dengan makanan yang mengandung kadar gula tinggi dan berbahan tepung. Karena jenis makanan seperti itu akan mengakibatkan produksi glukosa menjadi berlebihan sehingga tubuh akan cenderung lebih cepat lelah dan lemas.

Sebaiknya saat sahur mengonsumsi makanan secara seimbang, seperti menambahkan sayur-sayuran sebagai santapan tambahan, buah-buahan, dan makanan yang mengandung protein. Para ahli gizi juga menyarankan untuk jadikan telur rebus sebagai santapan utama saat sahur karena satu butir telur dapat memberikan energi kepada tubuh hingga 80 kalori.

Salah satu hal yang terberat saat berpuasa yaitu ketika beraktifitas di siang hari. Tubuh akan cenderung cepat mengalami dehidrasi terutama saat berada di bawah sinar matahari.

Untuk mengurangi rasa dahaga pada saat berpuasa, maka disarankan untuk minum setidaknya delapan gelas dalam sehari. Polanya bisa dengan minum dua gelas air putih saat berbuka puasa, empat gelas pada malam harinya, dan dua gelas kembali ketika sahur.

Hindari minuman yang mengandung kafein tinggi ketika sahur maupun setelah berbuka puasa. Karena dengan meminumnya 3 sampai 6 jam sebelum tidur akan mengakibatkan susah tidur. Sehingga inilah yang menyebabkan tubuh menjadi semakin cepat lelah dan lemas untuk menjalankan puasa di keesokaan harinya.