Rumah Tahan Gempa Segera Dibangun, Ini Rincian dan Jenisnya

    Presiden Jokowi saat meninjau rehabilitasi dan rekonstruksi di SPN Blanting, Kamis (18/10/2018). (Inside Lombok/ISTIMEWA)

    Mataram (Inside Lombok) – Menteri Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang datang bersama dengan Presiden Joko Widodo melakukan evaluasi penerjaan pascagempa.

    Salah satunya mengenai perkembangan dan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap pembangunan rumah tahan gempa. Seperti risha (rumah instan sederhana sehat), rika (rumah instan kayu) dan riko (rumah instan konvensional).

    “Jadi banyak sekali masyarakat yang ingin dilakukan pembangunan risha, karena cepat dan masyarakat sudah tahu terhadap konstruksi yang sudah teruji terhadap gempa” ujar Basuki, di Mataram, Kamis (18/10/2018).

    Basuki menambahkan mengenai progress pembangunan yang dilakukan oleh PUPR. Untuk wilayah Lombok Barat yang akan dibangun risha sebanyak 176 unit, rika sebanyak satu unit, serta riko sebanyak 201 unit. Yang telah terbangun risha sebanyak 58 unit, sementara rika dan riko belum ada.

    Untuk wilayah Lombok Tengah yang akan dibangun risha sebanyak 342 unit, rika sebanyak 96 unit dan riko sebanyak 196 unit. Yang telah terbangun risha sebanyak 29 unit semantara rika dan riko belum ada.

    Untuk wilayah Lombok Timur yang akan dibangun risha sebanyak 1.174 unit, rika sebanyak 928 unit, dan riko sebanyak 234 unit. Yang telah terbangun risha sebanyak satu unit, sementara rika dan riko belum ada.

    Untuk wilayah Lombok Utara yang akan dibangun risha sebanyak 324 unit, rika sebanyak 26 unit, dan riko tidak ada. Yang telah terbangun risha sebanyak tiga unit, sementara rika dan riko belum ada.

    Untuk wilayah Mataram risha yang akan dibangun sebanyak 292 unit, rika tidak ada, dan riko sebanyak 178 unit. Sementara yang telah terbangun risha sebanyak lima unit dan riko satu unit.

    Untuk wilayah Sumbawa risha yang akan dibangun sebanyak 474 unit, rika sebanyak 440 unit, dan riko sebanyak 346 unit. Yang sudah dibangun hanya rika sebanyak satu unit.

    Untuk wilayah Sumbawa Barat yang akan dibangun risha sebanyak 15 unit, rika 30 unit, dan riko sebanyak 679 unit. sementara yang telah terbangun risha sebanyak tiga unit, rika sebanyak 13 unit dan riko 96 unit.

    “Inilah progress perkembangan pembangunan PUPR yang akan terus dilakukan dan dibantu oleh pihak-pihak swasta baik itu dengan sponsor-sponsor yang telah membangun huntara di beberapa daerah,” tambahnya. (IL2)