25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaAdvetorialAnugerah Duta Bahasa NTB 2025, Berperan untuk Memahami Makna Literasi Sesungguhnya

Anugerah Duta Bahasa NTB 2025, Berperan untuk Memahami Makna Literasi Sesungguhnya

Mataram (Inside Lombok) – Anugrah Duta Bahasa Provinsi NTB 2025 telah digelar pada Kamis (5/6) di Kota Mataram oleh Balai Bahasa NTB. Sejumlah pejabat dan masyarakat umum ikut hadir dalam acara tersebut. Para finalis Duta Bahasa yang terpilih tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, tetapi juga diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menjembatani kesenjangan komunikasi antar-generasi.

Bunda Literasi NTB, Sinta M. Iqbal mengatakan menjadi Duta Bahasa bukanlah sekadar gelar simbolis. Di balik peran itu, tersimpan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan dalam cara generasi muda berkomunikasi dan memahami makna literasi yang sesungguhnya.

“Menjadi Duta Bahasa adalah tugas yang berat. Ada masa depan generasi muda yang dititipkan ke pundak mereka,” ujar Sinta. Ia menambahkan bahwa kemampuan menyampaikan gagasan secara tepat dan efektif sangat penting di era digital saat ini, di mana informasi bergerak sangat cepat namun sering kali dangkal pemaknaannya.

Lebih dari sekadar bisa membaca dan menulis, literasi kini juga menyangkut kemampuan memahami dan mengimplementasikan informasi ke dalam kehidupan nyata. Para Duta Bahasa diharapkan menjadi teladan dalam hal ini, menunjukkan bagaimana literasi dapat menjadi kekuatan untuk perubahan sosial yang positif.

Acara penganugerahan ini juga menjadi titik awal dari berbagai program literasi yang akan digalakkan di seluruh wilayah NTB. Pemerintah provinsi, melalui Badan Bahasa dan instansi terkait, berharap kehadiran para Duta Bahasa dapat mendorong kesadaran literasi sejak dini, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. “Semoga generasi muda terus maju ke depan dan menjadi lebih baik lagi. Kita berharap generasi-generasi ke depan semakin melek literasi,” tutup Sinta.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa NTB, Dwi Pratiwi mengatakan Anugerah Duta Bahasa telah berlangsung cukup lama. Dari ajang tersebut, Dwi menyatakan bahwa para Duta Bahasa dapat menjadi penerus pesan dari Balai Bahasa. “Selama ini, para Duta Bahasa telah berhasil menjadi mitra pengembangan dan pembinaan bahasa,” kata Dwi.

Selain itu, para Duta Bahasa juga menjadi pemeran untuk pelestarian bahasa daerah dan penguasa bahasa asing, sesuai dengan Trigatra Bangun Bahasa. “Melalui Duta Bahasa, kami menjadi makin mudah berkomunikasi dengan generasi muda,” tandas Dwi. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer