Lombok Utara (Inside Lombok) – Sebanyak 58.996 warga Kabupaten Lombok Utara (KLU) masuk dalam daftar Penerima Bantuan Pangan (PBP) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, dalam program penyaluran bantuan beras dan minyak goreng oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog untuk periode Februari-Maret 2026.
Bantuan kali ini disalurkan sekaligus untuk dua bulan, di mana setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng (Minyakita). Program ini merupakan bagian dari intervensi pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) KLU, Tresnahadi, menjelaskan bahwa jumlah penerima mengalami kenaikan 54 persen dibandingkan periode Oktober-November 2025. “Kenaikan ini terjadi karena adanya penambahan desil kepesertaan. Jika sebelumnya hanya menyasar desil 1-3, kini diperluas hingga desil 1-5. Jadi, lebih banyak masyarakat yang kini tersentuh bantuan ini,” ujarnya, Rabu (18/3).
Ia menegaskan peningkatan jumlah penerima bukan mencerminkan bertambahnya angka kemiskinan, melainkan perluasan cakupan penerima. Selain itu, penyaluran bantuan ini juga diproyeksikan sebagai langkah strategis untuk menekan inflasi daerah.
“Intervensi ini pasti akan menekan inflasi di Lombok Utara. Mengingat beras dan minyak goreng adalah dua komoditas utama yang paling berpengaruh terhadap fluktuasi harga. Insya Allah, inflasi daerah akan tetap terkendali,” terangnya.
Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, merinci sebaran penerima di lima kecamatan, yakni Bayan sebanyak 14.736 PBP, Gangga 12.337 PBP, Kayangan 12.243 PBP, Tanjung 10.730 PBP, dan Pemenang 8.950 PBP. “Sebaran Penerima Bantuan Pangan di KLU, untuk Kecamatan Bayan 14.736 PBP, Gangga 12.337 PBP, Kayangan 12.243 PBP, Tanjung 10.730 PBP dan Pemenang 8.950 PBP,” ujarnya.
Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan di Provinsi NTB mencapai 856.131 PBP atau meningkat 64 persen dari periode sebelumnya. Bulog menyatakan tengah melakukan persiapan intensif agar penyaluran dapat dilakukan sebelum Idulfitri.
“Bulog tengah melakukan persiapan intensif, kami upayakan penyaluran dilakukan secepat mungkin. Sebagian akan diterima sebelum lebaran, dan sisanya dilanjutkan segera setelah hari raya,” pungkasnya.

