14 CJH Batal Berangkat, Kuota Haji Kota Mataram Berpotensi Berkurang

48

Mataram (Inside Lombok) – Sebanyak 14 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Mataram batal berangkat tahun ini. Mereka kemudian akan digantikan dengan cadangan sesuai nomor antre yang ada di Provinsi NTB.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, H. Muhammad Amin, Senin (23/5) di Mataram mengatakan, belasan jamaah yang batal berangkat tersebut karena mengundurkan diri, meninggal dan tidak melakukan pelunasan atau konfirmasi ke pihak perbankkan.

Jumlah CJH cadangan di Kota Mataram sebanyak 74 orang. Namun belum tentu dari 74 orang itu akan diberangkatkan juga. Pasalnya, keberangkatan CJH cadangan akan ditentukan oleh Kantor Wilayah Kemenag NTB.

“Yang cadangan menentukan itu kantor wilayah. Karena bukan nomor porsi kabupaten/kota tapi nomor porsi Provinsi NTB. Bisa jadi nanti itu yang berangkat di Bima. Jadi ini tidak direkayasa,” katanya.

Dengan kebijakan tersebut, sambung Amin, kuota haji yang akan diberangkatkan di Kota Mataram berpotensi berkurang. Di mana, jumlah kuota sebelumnya untuk 401 orang. Namun jika dikurangi 14 orang jamaah yang batal berangkat tahun ini menjadi 387 orang.

“Bisa jadi berkurang. Kurang satu kloter atau kelompok terbang. Kalau satu kloter itu isinya 389 orang. Ya mudah-mudahan bisa kloter utuh untuk Kota Mataram,” harapnya.

Tahapan yang dilakukan saat ini oleh CJH yaitu sedang mengikuti manasik haji yang digelar oleh Pemerintah Kota Mataram. “Ini sampai Sabtu nanti pelaksanaannya. Kan pembukaannya itu Jumat kemarin,” ujarnya.

Selain dari Pemkot Mataram, Kemenag Kota Mataram juga akan menggelar manasik haji pada 25 Mei mendatang. Manasik yang akan digelar lebih kepada teknis selama pelaksanaan ibadah haji.

“Makanya nanti kita hadirkan dari Dinas Kesehatan. Ada juga nanti yang akan menjelaskan masalah layanan luar negeri dan layanan dalam negeri,” terangnya. Sementara untuk administrasi, pihaknya memastikan sudah siap. “Insyaallah sudah siap termasuk penerbitan visa. termasuk koper nanti insyaallah akan segera dibagikan,” pungkas Amin. (azm)