Tunggu Izin Balai Jalan, Rekonstruksi Senggigi View Diharapkan Tuntas Sebelum MotoGP

61
Kondisi trotoar di sekitaran Senggigi View yang sudah hampir setahun ambles. Kamis (13/01/2022). (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Spot wisata Senggigi View yang nyaris setahun ambles sepanjang 36 meter itu, rencananya akan segera direkonstruksi. Dengan harapan dapat tuntas sebelum perhelatan MotoGP.

“Senggigi View sudah siap direkonstruksi kembali, prosesnya maksimal sekitar 1,5 bulan bisa selesai,” ujar konsultan pengawas proyek penataan Senggigi di titik Sheraton Senggigi View, Irwan Kurniawan, Kamis (13/01/2022).

Disebutnya, hal itu didasari dari hasil diskusi yang telah dilakukannya dengan pihak kontraktor yang mengerjakan titik penataan tersebut, yakni PT. Sanur Jaya Utama (SJU). “Pihak kontraktor akan merekonstruksi trotoar sepanjang 36 meter di Senggigi View, dan kami yakin tim bisa menyelesaikan secepat mungkin,” harapnya.

Pengerjaan konstruksi itu sendiri saat ini hanya tinggal menunggu proses persetujuan dari pihak Balai Jalan Nasional (BJN) NTB.

“Secara teknis, tidak akan banyak perubahan dari konstruksi sebelumnya. Hanya lebarnya saja, nanti itu menyesuaikan izin dari Balai Jalan. Dengan kondisi eksisting jalan yang sudah diperbaiki oleh Balai Jalan,” paparnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Perizinan BJN NTB, Danik menyebut, secepatnya pihaknya akan mengeluarkan izin untuk pengerjaan perbaikan tersebut. “Nanti kita bahas lagi dalam rapat pembahasan, kalau semua sudah lengkap kami akan keluarkan izin prinsip. Baru kemudian kami terbitkan izin kerja,” jelas Danik.

Dari lokasi yang sama, Kadispar Lobar, H. Saepul Akhkam memberi apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Atas komitmennya untuk segera merekonstruksi penataan yang ambles tersebut.

“Mudah-mudahan proses rekonstruksi tidak sampai satu bulan setengah. Tapi semoga bisa lebih kita mepetkan, supaya bulan Maret nanti tempat ini bisa jadi semacam meeting point untuk melihat keindahan Senggigi,” harap Kadispar Lobar ini.

Ia berharap penonton MotoGP akan ramai menginap di Senggigi, nantinya mereka bisa menikmati titik tersebut. Harapan yang sama juga ia utarakan untuk perbaikan titik longsor di tanjakan Alberto. Agar bisa selesai sebelum perhelatan MotoGP.

“Kalau soal anggaran, tidak akan ada biaya atau anggaran baru yang perlu dikeluarkan Pemda saat rekonstruksi. Karena ini memang bentuk komitmen dan tanggung jawab dari teman-teman pelaksana,” tandasnya. (yud)