Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Mataram Datangkan 100 Ton Daging Ayam Beku

Pedagang daging di Pasar Tradisional Cakranegara. (Inside Lombok/dok)

Mataram (Inside Lombok) – Jelang perayaan natal dan tahun baru, Dinas Pertanian Kota Mataram mendatangkan daging ayam dan sapi beku. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan antisipasi lonjakan harga.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H. Mutawalli Jumat (3/12) di Mataram mengatakan, daging ayam beku yang didatangkan yaitu sebanyak 100 ton. Ratusan daging ayam ini tersebar di retail modern dan tempat makan siap saji.

“Banyak stok ayam beku. KFC ada 100 ton minta, MCd juga minta. Yang 100 ton ini segala macam label, yang paha ada, dadanya juga,” katanya.

Kedatangan daging ayam beku ini dipastikan tidak mempengaruhi harga salah satu kebutuhan pokok tersebut di pasaran. Pasalnya daging beku yang ada sudah memiliki pangsa pasar tersendiri dan lebih banyak tersebar di retail modern.

“Retail modern Lotte semua pada minta. Daging beku ini sudah ada pangsa pasar. Sudah ada langganan khusus. Tidak akan mempengaruhi harga produksi lokal,” tegas Mutawalli.

Sementara terkait dengan harga daging ayam yaitu sebesar Rp36 ribu per kilogram. Sedangkan untuk daging ayam beku, diakuinya belum diketahui secara pasti.

Tidak saja daging ayam beku, Dinas Pertanian Kota Mataram juga memberikan izin untuk daging sapi beku masuk ke Kota Mataram. Jumlah persediaan yang didatangkan yaitu sebanyak 20 ton. Puluhan ton daging ini sebagai antisipasi jika awal tahun baru nanti terjadi lonjakan harga, karena banyaknya kegiatan sosial budaya yang digelar oleh masyarakat.

“Siapa tahu banyak yang begawe nanti pada tahun baru. Makanya kita datangkan untuk penuhi kebutuhan,” kata Mutawalli.

Harga daging sapi di pasaran disebut masih stabil yaitu sebesar Rp110 per kilogram. Dimana, biasanya harga salah satu kebutuhan pokok tersebut mencapai Rp125 – 130 ribu per kilogram.

“Daging sapi masih normal dan ada nambah untuk impor 20 ton untuk tahun baru,” demikian katanya. (azm)