Balon Kades Lebih Lima Orang, Pemda Lotim Lakukan Seleksi Tambahan

Seleksi para Balon Kades di Kantor Bupati Lotim, Kamis (10/06/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – 11 Desa di Lotim memiliki bakal calon (Balon) kepala desa (Kades) yang melebihi jumlah maksimal yakni lima orang. Untuk itu, Pemda Lotim laksanakan seleksi tambahan untuk menjaring para bakal calon.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lotim, M Khairi mengatakan bahwa terdapat 71 orang balon dari 11 desa yang mengikuti seleksi tambahan. Nantinya setiap desa akan memiliki minimal dua balon dan maksimal lima balon kades.

“Ini kita lakukan tes karena calon lebih lima orang. Hal ini juga kita lakukan untuk meminimalisir konflik,” jelasnya saat ditemui Inside Lombok di lokasi seleksi, Kamis (10/06/2021).

Adapun untuk besaran nilai untuk kelulusan balon ditentukan oleh lima variabel. Di antaranya yaitu, dukungan masyarakat, usia, jenjang pendidikan, pengalaman kerja, dan tes akademik yang saat ini dilaksanakan.

“Empat variabel itu nilainya 60 persen, sementara variabel tes akademik seperti seleksi saat ini, itu nilainya 40 persen,” ungkapnya.

Nantinya nilai yang dikumpulkan oleh balon tersebut akan melakui perankingan. Ranking satu sampai dengan lima yang akan ditetapkan menjadi balon di 11 desa tersebut. Adapun balon yang paling banyak saat ini yakni Desa Kotaraja dengan 9 balon.

“Begitu selesai seleksi, kita langsung umumkan rankingnya. Jika diumumkan besok takutnya ada kecurigaan pada seleksi ini,” katanya.

Demi menciptakan keamanan dan menghindari konflik pada pelaksanaan ini, pihak DPMD bersama dengan panitia pemilihan di desa sebelumnya sudah melakukan deklarasi damai bersama dengan pengusung balon.

Dikatakan Khairi, sebagai bentuk transparansi terkait dengan hasil tes tersebut. Pemkab Lotim mengundang semua panitia pilkades untuk mengoreksi hasil nilai dari balon kades tersebut. Hal itu untuk menghindari kecurigaan dan kecurangan.