Baru Dibuka, Pasat Ternak Masbagik Dipadati Penjual dan Pembeli

Tampak kepadatan kendaraan di Pasar Ternak Masbagik, Rabu (17/06/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Baru beberapa hari dibukanya Pasar Ternak Masbagik, hari ini Rabu (17/06/2020) pasar tersebut nampak sesak dipadati penjual maupun pembeli. Terlihat antusias masyarakat yang sudah rindu dengan dibukanya pasar ternak tersebut.

Salah seorang Jagal, H Suhri mengungkapkan kerinduannya akan aktivitas jual beli yang ia lakukan di pasar ternak. Hampir empat bulan lamanya ia tidak pernah berjualan di pasar ternak akibat pandemi covid-19.

“Kami kemarin kebingungan bagaimana cara menjual sapi kami, sementara mata pencaharian kami hanya pada jual beli sapi,” katanya.

Ia menambahkan, dengan dibukanya kembali pasar ternak ini dapat membantu pulihnya prekonomian mereka. Sebab selama pasar ini ditutup, pendapatan mereka terbilang minim.

“Dari ditutupnya pasar ternak ini, tidak ada satupun ternak saya yang laku dijual, saya tidak tahu cara berjualan selain berjualan di pasar ternak,” katanya.

Selain itu Rifa’i, salah seorang penjual sapi asal Sumbawa. Hampir setiap tiga kali seminggu ia berjualan di Pasar Ternak Masbagik ini. Namun dengan ditutupnya salah satu pasar ternak ini, ia mengaku sangat kesusahan karena tidak memiliki pendapatan.

“Kalau dulu dalam satu minggu saya bisa membawa uang Rp500 juta. Namun kemarin saya hanya mendapat Rp2 juta saja. Kami mengaku dampak covid-19 ini sangat besar bagi kami,” ucap Rifa’i.

Terlihat banyaknya mobil pick up dan truk yang digunakan sebagai alat angkut ternak, parkir berjejeran sampai pinggir jalan. Terlihat banyaknya penjual dan pembeli bertransaksi dan negosiasi di dalam pasar.

Para penggiat jual beli di pasar ternak mengaku bersyukur dibukanya kembali pasar ternak ini. Dikarenakan dapat sedikit memulihkan prekonomian mereka.

Sebelumnya, Pemkab Lotim memutuskan untuk membuka kembali pasar-pasar di Lotim. Salah satunya Pasar Ternak Masbagik ini. Dengan harapan perekonomian warga kembali pulih. Tentu dengan penerapan protokol pencegahan.