Begal Sadis di Bypass BIL Ditangkap, Rekannya Diminta Menyerahkan Diri

NS, pelaku begal sadis asal Loteng yang menebas kedua korbannya di Bypass BIL II beberapa waktu lalu. Jum'at (05/02/2021). (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Dhafid Shiddiq meminta satu orang begal sadis di jalur Bypass BIL II yang terjadi pada 12 Januari lalu itu, untuk segera menyerahkan diri. Menyusul ditangkapnya satu orang DPO yang berinisial NS alias Sodok (32) warga desa Pejanggik, Loteng pada Jum’at (05/02/2021).

Di mana yang masih DPO saat ini, identitasnya sudah dikantongi kepolisian untuk kemudian dilakukan pengejaran.

“Yang bersangkutan ini selaku eksekutor yang menebas korban. Dan semalam tersangka kita amankan di rumahnya tanpa perlawanan” beber Kasat Reskrim Polres Lobar ini, Sabtu (06/02/2021).

Sebelumnya pada 01 Februari lalu dua orang komplotan begal sadis ini sudah ada yang berhasil diamankan terlebih dahulu.

“Satu lagi masih DPO, kita akan mengejar yang bersangkutan untuk kita akan amankan” ucapnya.

“Saya mengimbau kepada pelaku yang DPO untuk segera menyerahkan diri. Kalau tidak, jangan salahkan kami untuk melakukan tindakan tegas terukur” tegas Dhafid.

Di mana satu pelaku yang berhasil diamankan ini merupakan residivis, dan terkenal sadis saat menjalankan aksinya (pembegalan).

Dirinya pun memaparkan, bahwa dalam menjalankan aksinya, para pelaku ini sudah melakukan perencanaan terlebih dahulu di rumah salah satu pelaku. Kemudian berangkat bersama-sama menuju TKP.

“Di TKP mereka nongkrong ngerokok-ngerokok sambil menunggu korbannya. Ketika ada korban, dua orang pelaku turun berjalan kaki dengan modus meminta rokok untuk selanjutnya, yang bersangkutan mengeluarkan parang” bebernya.

Pada saat menjalankan aksinya, pelaku meminta korban untuk tidak berteriak, tetapi korban pada saat itu berteriak, kemudian keduanya ditebas menggunakan parang.

“Yang kita amankan ini yang melakukan penebasan terhadap dua korban” tutupnya.