Pemda Lotim Lengkapi Faskes untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat sambutan di acara Groundbreaking Mother and Child Center, Kamis (08/07/2021). (Inside Lombok/PKP Setda Lotim).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Bupati Lombok Timur (Lotim) , H M Sukiman Azmy menduga bahwa penyebab kematian ibu dan bayi disebabkan karena adanya faktor kurangnya fasilitas dalam instalasi atau fasilitas kesehatan (faskes). Untuk meminimalisir angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi di Lotim, Sukiman melengkapi sebuah fasilitas di RSUD R Soedjono Selong.

“Kematian ibu dan bayi yang disebabkan keteledoran atau kelalaian sebuah instalasi, maka pimpinan instalasi tersebut akan dikenai sanksi,” tegas Sukiman pada acara Ground breaking Mother adan Child Center di RSUD R Soedjono Selong, Kamis (08/07/2021).

Adapun dalam pembangunan fasilitas ibu dan bayi tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan. Untuk itu, dalam memenuhi pelayan bagi masyarakat, Sukiman meminta kepada seluruh kepala OPD di lingkup Pemda Lotim, agar melakukan hal serupa seperti yang dilakukan Direktur RSUD R Soedjono Selong, mengingat terbatasnya anggaran daerah.

Sukiman juga berpesan agar pembangunan fasilitas yang mendukung pelayanan kedaruratan bagi ibu dan bayi ini dapat diawasi semua pihak, agar sesuai dengan perencanaannya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr R. Soedjono Selong, dr M Tantowi Jauhari meminta dukungan, pengawalan, dan pendampingan semua pihak. Hal itu dinilai karena pembangunan fasilitas tersebut cukup berat dan berisiko. Dengan demikian pembangunan fasilitas ini dapat berjalan lancar, tepat waktu, serta sesuai kualitas. Dengan begitu peningkatan kualitas pelayanan kepada ibu dan bayi juga dapat terwujud.

“Pembangunan fasilitasĀ Mother and Child CenterĀ berlantai empat, kita targetkan rampung dalam 150 hari,” ucapnya.

Instalasi Mother and Child Center tersebut juga dilengkapi dengan IGD, Radiologi, ICU, NICU, PICU, Laboratorium, hingga ruang operasi lengkap. Sehingga dapat memangkas waktu pelayanan yang menjadi salah satu poin penting dalam pelayanan kedaruratan.