Damkarmat Lotim Akan Latih Semua Desa Tentang Cara Penyelamatan

Pelatihan mitigasi dan sosialisasi bencana oleh Damkarmat kepada BKD Aik Dewa, Rabu (23/06/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Timur berupaya untuk tingkatkan penanganan penyelamatan dan mitigasi bencana. Salah satu caranya dengan melatih semua desa di Lotim untuk bisa bersinergi dalam meningkatkan penyelamatan, terlebih saat terjadi kebakaran.

Kepala Bidang Pencegahan Damkarmat Lotim, Athar mengatakan bahwa hal tersebut mengacu pada Perda Nomor 56 Tahun 2020, serta amanat dari Kementerian Sosial (Kemensos) terkait bagaimana setiap Damkarmat mempunyai inovasi dalam meningkatkan penyelamatan.

“Kita punya inovasi yaitu bersinergi dengan pemerintah desa dalam menanggulangi kebakaran dan penyelamatan di tingkat desa,” ucapnya kepada awak media saat melaksanakan pelatihan penyelamatan kepada Badan Kemanan Desa (BKD) di Desa Aik Dewa, Rabu (23/06/2021).

Dikatakan Athar, Damkarmat tidak hanya tentang cara memadamkan kebakaran, akan tetapi pihaknya juga akan memberikan pelatihan bagi pihak desa tentang bagaimana melakukan penyelamatan terhadap binatang. Termasuk juga mengatasi bencana kekeringan, dan penyelamatan lainnya.

“Semua yang menyangkut tentang gangguan, itu masuk dalam kategori penyelamatan. Contoh kecil saja seperti gangguan ular maupun tawon, itu masuk dalam penyelamatan,” jelasnya.

Setelah nanti sosialisasi tentang penyelamatan dilakukan di semua desa. Athar berharap semua desa dapat bersinergi dengan Pemda Lotim tentang bagaimana memetakan potensi-potensi kerawanan bencana. Sehingga nantinya penanganan penyelamatan bisa terorganisir dengan maksimal dan tertangani dengan cepat.

“Kami mempunyai motto 15 menit sampai di TKP. Sehingga desa yang berada jauh dari Kantor Damkarmat bisa terlebih dahulu di atasi oleh pihak desa yang sudah diberikan pelatihan,” katanya.

Selain itu, Kepala Desa Aik Dewa, Mahmud menyambut baik inovasi dari Damkarmat Lotim tersebut. Dengan adanya inovasi tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas para BKD dalam mengurangi resiko dampak ancaman bencana.

“Ini juga kan menyangkut kemanusiaan, jadi kita siap bersinergi dengan Damkarmat untuk meminimalisir resiko bencana terhadap masyarakat,” katanya.

Meskipun Desa Aik Dewa bukan merupakan daerah yang rawan bencana, namun pihak desa sendiri berupaya meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya. Meskipun kemungkinan terjadinya bencana sangat kecil.

“Meskipun kita tidak termasuk dalam wilayah rawan bencana. Namun kita berusaha siap siaga untuk menangani bencana non alam seperti kebakaran,”imbuhnya.

Mahmud berharap dengan adanya inovasi dari Damkarmat tersebut, bisa meningkatkan kualitas serta rasa kepedulian terhadap sesama di Desa Aik Dewa. Terlebih para anggota BKD yang ditunjuk menjadi garda terdepan dalam menjalankan tugas kemanusiaan di desa.