Dewan Sebut Potensi Parkir di Pelabuhan Pelindo dan Gili Mas Belum Tersentuh

Anggota komisi III DPRD Lobar, Hendra Harianto, saat dutemui di ruang fraksinya, belum lama ini. (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur’ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Kalangan DPRD Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mendorong Pemda untuk bisa mengoptimalkan potensi parkir di Pelabuhan Pelindo Lembar dan Gili Mas. Sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah
(PAD).

“Selama ini Pemda belum menarik retribusi atas lokasi parkir tersebut. Kita dorong Pemda bisa mendapatkan PAD dari keberadaan parkir di pelabuhan milik PT. Pelindo,” kata anggota Komisi III DPRD Lobar, Hendra Harianto belum lama ini.

Menurut dia, Pemda Lobar kemungkinan menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang belum menarik retribusi parkir di lokasi PT. Pelindo.

Dikatakan, sangat disayangkan kalau potensi PAD dari retribusi parkir ini tidak tersentuh dan dikelola oleh Pemda. Justru dengan pengelolaan dari pemerintah daerah bisa meminimalisir semakin maraknya parkir liar.

“Kita dorong untuk melakukan kerjasama dengan Pelindo terkait hal ini. Biar tidak ada lagi parkir liar di jalanan seperti yang selama ini kita lihat bersama,” ketus dia.

Penarikan retribusi parkir ini juga bukan tanpa aturan. Namun sudah ada landasannya yang diatur di dalam Peraturan Menteri Perhubungan. Sehingga dewan mendesak potensi parkir ini segara digarap untuk mendapatkan PAD.

Dewan, dalam hal ini Komisi III menyatakan secepatnya akan memfasilitasi pertemuan antara Dinas Perhubungan Lobar dengan PT. Pelindo untuk membahas kerjasama ini.

“Kita akan jembatani pertemuan antara PT Pelindo dan Pemda dalam waktu dekat,”imbuhnya.

Anggota DPRD Lobar Ahyar Rasyidi menambahkan, pengelolaan parkir di pelabuhan ini bisa dilakukan dengan pola Pemda Lobar yang nantinya akan membangunkan infrastrukturnya dan lahan dari PT Pelindo.

“Lahannya dari Pelindo, infrastruktur dari kita (Pemda). Kemudian nanti SDM-nya kita bicarakan kembali, biar potensi PAD di Pelindo bisa dikelola dengan baik,” ujar Ahyar.