Disdag Mataram Siap Fasilitasi Tes Usap Massal di Pasar Tradisional

Terlihat aparat sedang memberikan arahan agar pengunjung dan pedang mentaati protokol COVID-19 di Pasar Kebon Roek yang merupakan salah satu pasar tradisional tipe A di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. (Foto: Inside Lombok/ANTARA/HO)

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Perdagangan Kota Mataram siap memfasilitasi dan mendampingi Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk melakukan tes usap (swab) COVID-19 massal bagi pedagang dan pengunjung di pasar tradisional.

“Kegiatan tes usap COVID-19 akan dilaksanakan di pasar tradisional tipe A. Pasar tipe A di Mataram hanya ada 2, yakni Pasar Kebon Roek dan Pasar Mandalika,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram H Amran M Amin menanggapi akan adanya kegiatan tes usap COVID-19 di pasar tradisional di Kota Mataram sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dari Tim Satgas provinsi di Mataram, Jumat.

Ia mengaku untuk Pasar Kebon Roek sudah dilakukan beberapa pekan lalu, mungkin sekarang disiapkan untuk kegiatan tes usap COVID-19 di Pasar Mandalika.

Tim Satgas COVID-19 Provinsi NTB, lanjutnya, menyasar pasar tipe A dengan pertimbangan tingkat kepadatan dan keramaian yang dinilai bisa berpotensi menjadi wadah penyebaran COVID-19 serta memicu munculnya klaster pasar tradisional.

Namun, berdasarkan hasil tes usap COVID-19 massal yang dilakukan di Pasar Kebon Roek, dapat diambil kesimpulan bahwa kondisi pasar tradisional di Mataram relatif aman dari COVID-19.

“Dari 169 sampel pedagang dan pengunjung pasar Kebon Roek yang diambil, hanya satu yang reaktif. Itu pun dari pengunjung,” ujarnya.

Ia menyimpulkan bahwa penerapan protokol COVID-19 di pasar tradisional sudah cukup bagus, baik untuk penggunaan masker serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan cuci tangan sebelum dana sesudah beraktivitas.

“Tapi yang perlu kita optimalkan adalah penerapan ‘physical distancing’. Yang namanya pasar memang agak sulit,” ujarnya.

Untuk memberikan keyakinan pada Tim Satgas COVID-19 provinsi terhadap upaya pencegahan COVID-19 di pasar tradisional, pemerintah kota telah memberikan izin untuk dilakukan tes usap massal.

“Silakan Satgas provinsi melaksanakan kegiatannya dan kami siap melayani serta mendampingi sesuai kebutuhan. Kegiatan tes usap ini juga menjadi kepentingan bersama,” katanya. (Ant)