Dua Kasus Omicron Ditemukan di NTB

531

Mataram (Inside Lombok) – Dua orang warga di NTB terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 jenis Omicron. Dua orang tersebut berasal dari Kota Mataram dan Sumbawa.

Dengan temuan kasus tersebut, upaya pencegahan dengan memperketat protokol kesehatan perlu dilakukan. Termasuk melalui percepatan vaksinasi bagi lansia maupun anak-anak yang akan dimaksimalkan.

“Masuknya varian baru Omicron itu, kita bertemu langsung dalam forum ini bagaimana vaksinasi dosis satu bisa mencapai 100 persen dan dosis dua di atas 70 persen. Karena ini menjadi syarat utama penyelenggaraan MotoGP nanti,” tegas Sekretaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadipada saat Rapat Komisariat Wilayah (Rakomwil) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Tahun 2022, di Mataram.

Selain itu, Gita menekankan saat ini daerah memiliki tugas yang cukup berat sebagai tuan rumah penyelenggaraan MotoGP. “Kenapa ini penting, karena dalam penyelenggaraan kemarin 25 ribu orang yang datang, begitu repotnya kita semua sampai tak mampu melayani, apalagi besok yang diperkenankan oleh presiden 100 ribu orang,” pungkas Gita.

Asisten lll Setda NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi mengatakan persiapan jelang MotoGP yang harus dilakukan adalah meningkatkan kembali protokol kesehatan dan melakukan percepatan vaksinasi.

Selain itu, penerapan aplikasi Peduli Lindungi juga dibutuhkan. Terutama bagi pelaku UMKM yang langsung terlibat nantinya, harus benar-benar dipastikan menggunakan aplikasi tersebut.

“Penyelenggaraan MotoGP nanti harus memiliki aplikasi Peduli Lindungi. Tanpa aplikasi kita tidak bisa masuk,” ujarnya.

Pemprov NTB sendiri disebutnya sudah menerapkan aplikasi Peduli Lindungi sebagai salah satu cara melakukan tracing kepada orang orang yang berkunjung ke kantor-kantor pemerintahan.

Disebutkan juga permasalahan kabupaten kota selama ini yang masih berada di level dua PPKM adalah pada lemahnya kemampuan tracing. (azm)