Dua Pelaku Pencurian Besi Penutup Saluran Air di Senggigi Diringkus Polisi

138
Barang Bukti besi penutup saluran air di kawasan Senggigi yang dicuri. (Inside Lombok/Humas Polres Lobar).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Dua orang pelaku pencurian besi penutup saluran air (manhole) di kawasan wisata Senggigi akhirnya diringkus tim crime hunter Polsek Batulayar. Keduanya berinisial SN (23) asal Sekarbela, Mataram dan MI (24) warga Pujut, Lombok Tengah. Keduanya diketahui berprofesi sebagai tukang kuras WC.

Sebelumnya, Dinas PUPR Lobar telah melaporkan banyak besi penutup lubang saluran air di kawasan Senggigi hilang. Padahal besi penutup itu belum lama dipasang.

“Kasus pencurian manhole ini memang sudah banyak dikeluhkan oleh banyak pihak,” kata Kapolsek Batulayar, Kompol Priyo Suhartono, Selasa (18/01/2022).

Ia menyebut, awalnya Polsek Batulayar menerima laporan atas hilangnya besi penutup saluran itu pada Agustus 2021 lalu.  Sehingga pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Akibat pencurian ini, Pemda Lombok Barat sangat dirugikan,” sebutnya.

Kerugian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 64 juta. Akibat hilangnya kurang lebih 17 buah besi penutup di sepanjang jalur Meninting, hingga Batulayar.

“Pencurian dengan pemberatan (Curat) ini terjadi di jalan raya Batulayar-Senggigi, tepatnya di depan Hotel Candi, tahun 2021 kemarin,” bebernya.

Berdasarkan serangkaian penyelidikan yang telah dilakukan, pihak kepolisian pun melakukan hunting pada jam-jam rawan pencurian dilakukan. Sehingga pada Minggu (16/01) sekitar pukul 02.00 Wita, polisi memergoki dua pelaku yang sedang mencongkel sebuah besi penutup saluran di kawasan itu menggunakan sebilah pisau.

“Tepat di TKP, kedua pelaku ini berhenti untuk mencongkel satu buah manhole menggunakan pisau dan besi gagang kaca spion sepeda motornya,” tutur Priyo.

Lalu, tim hunter crime Polsek Batulayar pun langsung menangkap kedua pelaku setelah berhasil nencongkel besi tersebut. Sehingga keduanya langsung diamankan bersama barang bukti yang ada. Mulai dari manhole, pisau, besi kaca spion, serta satu unit sepeda motor.

“Dari keterangan kedua pelaku, ternyata masih ada tiga pelaku lainnya. Saat ini indentitasnya sudah kami kantongi dan sedang dalam pengejaran,” tandas Kapolsek Batulayar ini. (yud)