Gili Asahan dan Paket Wisatanya Bisa Jadi Pilihan Penginapan Penonton MotoGP

109
Wisata bawah laut Gili Asahan, Sekotong. (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Gili Asahan di Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat (Lobar) menawarkan berbagai keindahan alam, baik di darat maupun bawah lautnya. Tak kalah menawan dari gili yang lain, di pulau kecil ini wisatawan juga dapat menikmati sensasi berkuda di tepi pantai berpasir putih.

Ketika datang dari Lembar, wisatawan hanya perlu menempuh jarak kurang lebih satu jam. Dengan akses jalan yang mulus dan hotmix sepanjang 9 kilometer menuju lokasi penyeberangan. Sesampai di lokasi penyebrangan, wisatawan tidak perlu khawatir. Karena banyak perahu yang sudah menunggu dan siap membawa mereka menyebrang menuju Gili Asahan.

Paket wisata ke Gili Asahan pun menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan, termasuk penonton gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Maret mendatang. Penginapan-penginapan di kawasan wisata tersebut telah siap memanjakan tamu. Seperti di penginapan Gili Asahan Eco Lodge yang telah menyiapkan 16 kamar.

Manager Gili Asahan Eco Lodge, Jana memaparkan harga kamar di salah satu kawasan wisata di Lobar itu berkisar dari Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta per malam. Harga tersebut tergantung musim berlibur, apakah high season, low season atau peak season.

“Untuk tarif semalam tergantung musim. Harga ini tidak semahal informasi-informasi yang banyak beredar,” ujarnya akhir pekan kemarin.

Wisatawan yang menginap di Gili Asahan juga bisa menikmati paket wisata diving dan snorkeling, hingga berkuda di area pinggir pantai secara gratis. Selain itu, menikmati spa dan yoga dengan semilir angin pulau yang bersih dari polusi juga dapat jadi pilihan aktivitas lainnya.

Kendati demikian, hingga saat ini kondisi pengunjung di kawasan pantai berpasir putih di Lobar itu diakui masih fluktuatif. Bahkan banyak kamar penginapan yang belum terbooking untuk periode Februari hingga Maret mendatang.

“Khusus bookingan bulan Februari-Maret, saat periode MotoGP, baru ada satu bookingan kamar untuk tanggal 18-20 Maret, itu tamu dari luar negeri,” ujar Jana. Dengan begitu masih banyak kamar di Gili Asahan yang bisa dipesan wisatawan. “Lebih-lebih informasi yang beredar, NTB kekurangan kamar untuk para tamu MotoGP ini,” sambungnya. (yud)