Gubernur Sebut Total Bantuan Korban Gempa Sebesar Rp1,544 Triliun

Pembangunan rumah tahan gempa di Lombok Barat. (Inside Lombok/Humas Lobar)

Mataram (Inside Lombok) – Perihal mengenai informasi proses pemulihan rekonstruksi pascagempa yang menerpa NTB beberapa bulan yang lalu, Gubernur Provinsi NTB, Zulkieflimasnyah menuliskan data terkini tentang dana bantuan pembangunan rumah melalui akun instagramnya.

“Yang jelas, kami serius dan sigap dalam proses pemulihan NTB untuk bangkit kembali dari musibah,” tulis Zul melalui akun instagramnya, Senin (26/11/2018).

Dana bantuan stimulan untuk rumah rusak saat ini sekitar Rp 1,544 triliun. Jumlah total kepala keluarga yang telah mendapatkan dana bantuan sebanyak 70.784 KK dari rencana 216.000 KK yang rumahnya terdampak gempa.

Dari angka 70.784 KK tersebut, kepala keluarga dengan kondisi rumah rusak berat sebanyak 38.035 KK, rumah rusak sedang sebanyak 8.613 KK, dan rumah yang rusak ringan sebanyak 24.136 KK.

Masyarakat terdampak yang telah mendapatkan dana bantuan yaitu sebanyak 37.522 KK. Terdapat 11.614 KK sudah membentuk Kelompok Masyarakat yaitu sebanyak 971 Pokmas terbentuk. Ada 5.900 KK yang sudah siap melakukan eksekusi karena sudah menerima dana melalui rekening Pokmas masing-masing.

“Dari 5.900 KK, 1.577 KK dalam proses pembangunan dan 160 unit sudah selesai,” terang Zul secara tertulis.

Terkait fasilitas umum dan fasilitas sosial, ia menuliskan bahwa pencapaian sudah menembus angka hingga 82,5 persen.

Ia juga memperkirakan bahwa pada akhir Desember 2018 ini, fasilitas seperti sekolah sementara, rumah sakit dan puskesmas sementara, dan beberapa tempat ibadah sudah selesai pembangunannya.

Tahun 2019, Pemerintah akan mulai untuk melakukan proses rekonstruksi secara permanen untuk fasum dan fasos yang terdampak gempa.

“Pembangunan yang permanen akan diselesaikan pada tahun 2019” imbuhnya. (IL4)