Hampir Roboh, Kondisi Gedung SD Bile Tengak Jadi Atensi Pemda

24
Kondisi sekolah di SD Negeri Bile Tengak Kabupaten Lombok Tengah (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Kondisi gedung bangunan SD Bile Tengak Kabupaten Lombok Tengah hampir roboh. Padahal, sekolah tingkat dasar tersebut berada di desa penyangga Sirkuit Mandalika. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB pun memberikan atensi terhadap kondisi bangunan sekolah tersebut.

Kepala Dikbud Provinsi NTB, Aidy Furqon mengatakan meski bukan menjadi kewenangan Pemprov NTB, pemda membantu untuk berkoordinasi dengan pihak kementerian. Upaya ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar bisa tetap berjalan dengan normal. “Kita bantu fasilitasi untuk menghubungkan dengan kementerian,” katanya, Rabu (21/9) pagi.

Perbaikan gedung sekolah dasar ini juga harus menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah atau Provinsi NTB. Karena nantinya bisa menggunakan anggaran pokok pikiran yang sudah tersedia untuk membantu perbaikan sekolah.

“Boleh juga masuk pokir dewan untuk gedung-gedung sekolah itu,” katanya. Saat ini, kata Aidy perbaikan gedung sudah mulai dilakukan melalui dana insentif daerah (DID) sebesar Rp120 juta. Namun angka tersebut masih kurang, karena kerusakannya cukup parah.

aba7b991 1336 49c7 b007 3cfe6b923236

Selain itu, perbaikan dua ruang kelas belum dilanjutkan kembali oleh kontraktor. “Duitnya nggak cukup. Kita usulkan DAK tahun 2023. Itu ditinggalkan atau libur itu beda tipis ya. Sehingga progresnya sampai dengan saat ini pengawalan dinas,” katanya.

Zona tersebut lanjut Aidy sangat perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Pasalnya berada pada kawasan penyangga destinasi pariwisata nasional. Berbagai kegiatan nasional dan internasional digelar secara rutin.

Penanganan SD Bile Tengak tersebut nantinya akan ditangani langsung oleh Bidang Pendidikan Dasar Kabupaten Lombok Tengah. “Meski ini kewenangan kabupaten, tapi Gubernur pun mengingatkan saya untuk koordinasi dan kerja sama dalam membantu sekolah-sekolah ini,” katanya.

Selain gedung sekolah yang cukup memprihatinkan, Dikbud NTB juga akan membantu pengisian dapodik sekolah. Karena berdasarkan informasi, sekolah tersebut masih blank spot atau tidak ada sinyal internet.

“Kita harus atensi bantu untuk mengisi dapodik di zona-zona yang sinyal bagus lah. Nanti saya coba pantau dengan Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah lah,” kata Aidy.

Untuk diketahui, jumlah ruang kelas di SDN Bile Tengak Kabupaten Lombok Tengah sebanyak tujuh kelas. Dari jumlah ini sebanyak dua kelas hampir roboh. Sedangkan ruang kelas yang lain masih dalam tahap perbaikan namun ditinggal oleh kontraktor. (azm)