IDI Mataram Akan Serahkan Hasil Tes Kesehatan Bapaslon Kepala Daerah

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah Kota Mataram sekaligus Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram dr Rohadi. (Foto: Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat akan menyerahkan hasil tes kesehatan empat bakal pasangan calon (bapaslon) Kepala Daerah Kota Mataram ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram.

“Besok pagi (11/9), sekitar pukul 08.00 Wita, kami akan menyerahkan rekomendasi hasil pemeriksaan empat bapaslon Kepala Daerah Kota Mataram ke KPU,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram sekaligus Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah Kota Mataram dr Rohadi di Mataram, Kamis.

Sementara, lanjut, Dokter Rohadi yang ditemui seusai melaksanakan pleno hasil pemeriksaan empat bapaslon kepala daerah, untuk penyampaian hasil pemeriksaan empat bapaslon kepala daerah tersebut menjadi kewenangan KPU.

“Jadi kami sifatnya hanya memberikan rekomendasi hasil pemeriksaan tiga jenis kesehatan sesuai dengan ketentuan KPU. Kalau masalah hasilnya, itu ranah KPU yang menyampaikan,” katanya.

Empat bapaslon yang mengikuti tes kesehatan tersebut adalah pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman atau paket “Harum”, bapaslon HL Makmur Said-H Badrrutama Ahda atau paket “Muda”, bapaslon Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan atau paket “Salam” dan bapaslon H Baihaqi dan Baiq Diah Ratu Ganevi atau paket “Baru”.

Menurutnya, proses pemeriksaan empat bapaslon Kepala Daerah Kota Mataram dilaksanakan selama empat hari yakni mulai Sabtu-Selasa (5-8 Semptember 2020), sehingga masing-masing paslon mendapat jatah pemeriksaan satu hari.

“Alhamdulillah, keempat bapaslon bisa hadir dan mengikuti tiga tahapan proses pemeriksaan kesehatan,” katanya.

Tiga tahapan proses pemeriksaan kesehatan itu adalah, kesehatan jasmani, rohani dan bebas narkoba. “Jadi kami ada tiga tim yakni dari IDI dan BNNK Mataram serta Himpunan Psikolog NTB,” sebutnya.

Rohadi mengatakan, selama proses pemeriksaan kesehatan keempat bapaslon sangat kooperatif sehingga semua tahapan bisa dilaksanakan dengan cepat dan lancar.

Di sisi lain dalam proses pemeriksaan, tambahnya, tim memperlakukan semua bapaslon sama tidak ada yang dibeda-bedakan, apalagi diistimewakan.

“Tim kami ini independen. Karena itu, kami dituntut profesional dan menunjukkan netralitas agar tes kesehatan yang dihasilkan riil dan akurat,” katanya. (Ant)