IPAL Unik di Desa Dasan Lekong, Ada Taman di Atasnya

Lombok Timur (Inside Lombok) – Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) merupakan program dari Kementerian PUPR untuk mengolah limbah keluarga. Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur membangun IPAL tersebut dengan konsep pertamanan.

Kepala Desa Dasan Lekong, Lalu Rajahul Akbar mengatakan Desa Dasan Lekong merupakan desa dengan kriteria yang paling lengkap. Sehingga desa tersebut yang diberikan bantuan untuk pembuatan IPAL.

“Kita ditunjuk langsung oleh Kementerian PUPR dan BPPW NTB. Kita diberikan anggaran Rp500 juta untuk pembangunan IPAL,” ujar Rajahul saat ditemui Inside Lombok, Rabu (02/12).

IPAL yang ada di Desa Dasan Lekong merupakan Sanitasi Masyarakat (Sanimas) regular, di mana sanimas tersebut menggunakan metode iuran setiap bulan oleh masyarakat dengan menggunakan sampah. Pembangunannya pun dikemas sangat unik yaitu membangun taman di atas IPAL.

Salah seorang perancang konsep pembangunan IPAL dari Lembaga Swadaya Masyarakat Asri, Lalu Dedi Kurniawan mengatakan, pembangunan IPAL di Desa Dasan lekong ini menggunakan konsep Sistem Pengelolaan Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T). Di mana seluruh limbah masyarakat akan dikumpulkan terpusat dan dilakukan filterisasi.

“Filter dari saniman ini dibuat dari sampah plastik, terdapat 12 lubang filter penampungan dan menggunakan anti mikroba rancangan masyarakatnya sendiri untuk membunuh bakteri agar tidak berbau,” ucapnya.

IPAL di Desa Dasan Lekong ini sediri hanya mampu menyasar dua dusun, yaitu Dusun Peken dan Dusun Bongkot. IPAL tersebut menggunakan 70 SR dan mampu menampung sebanyak limbah dari 400 jiwa masyarakat.

Lalu Dedi Kurniawan, Ketua Kelompok Swadaya Masyrakat Asri, 70 SR dan bisa menyasar 400 jiwa. Sistem pengelolaan aurimbah domestik terpusat, dikarenakan tambungan 70 SR tersebut dijadikan satu.