RSUD Soedjono Selong Berikan Keringanan Biaya Operasi Bibir Sumbing

Direktur RSUD R Soedjono Selong, dr Tantowy Jauhari saat ditemui di ruangannya, Rabu (02/12). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Soedjono Selong, teken MoU dengn Yayasan Senyum Harapan Nusantara (YPHN) untuk memberikan keringanan operasi bagi penderita bibir sumbing.

Direktur RSUD R Soedjono Selong, dr Tantowy Jauhari mengatakan, MoU dengan YPHN terkait operasi bibir sumbing merupakan langkah awal penanganan bibir sumbing di Lombok Timur dan akan terus berlanjut.

“Ketika kerjasama kita mapan, nantinya kita bisa diakui sebagai senter penanganan celah bibir langitan secara internasional,” ujar Tantowy saat ditemui Inside Lombok di ruangannya, Rabu (02/12).

Saat ini, RSUD R Soedjono Selong jadi salah satu senter penanganan celah bibir langitan yang ada di Indonesia. Tidak hanya ingin mendapat pengakuan internasional, dengan adanya kerjasama tersebut bisa membantu meringankan biaya operasi bibir sumbing bagi masyarakat.

“Terakhir hari Sabtu (28/11) kita sudah menangani sebanyak 16 pasien untuk operasi bibit sumbing,” ucapnya.

Dikatakannya, pada tahun 2020 ini pihaknya menangani pasien bibir sumbing sebanyak 16 pasien, pasalnya beberapa bulan terkendala oleh Pandemi Covid-19.

Diketahui, untuk biaya operasi bibir sumbing menghabiskan biaya dari Rp7 juta hingga Rp9 juta. Namun, dengan adanya kerjasama tersebut hanya membayar biaya operasional rumah sakit yang jauh lebih rendah dari biaya operasi biasanya.

“Kita juga tetap pantau kondisi pasien secara bertahap,” tutupnya