Khawatir Harga Bahan Pangan Meroket di Bulan Ramadan, Warga Serbu Pasar Tradisional

Lombok Timur (Inside Lombok)- Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Warga pun mulai memenuhi pasar-pasar tradisional untuk memburu bahan pangan sebagai persiapan di bulan Ramadan.

Hal itu dilakukan warga untuk menghindari kenaikan harga di bulan Ramadan, terlebih saat menjelang lebaran Idul Fitri.

Patmawati, salah seorang masyarakat yang ditemui di Pasar Tradisional Masbagik pada Sabtu (10/04/2021) mengatakan, dirinya memburu bahan pangan di pasaran pada saat menjelang bulan Ramadan ini dikarenakan untuk menghindari melambungnya harga kebutuhan pangan ketika memasuki bulan Ramadan.

“Kalau bulan puasa kita juga malas untuk keluar mencari bahan pangan, untuk itu saya siapkan stok lebih awal,” ucapnya kepada Inside Lombok.

Bahan pangan yang paling diburu di pasaran saat ini yaitu bahan pangan berupa bumbu dapur dan kebutuhan pokok lainnya seperti beras.

Hal senada juga diungkapkan Fatimah bahwa harga bahan pangan khusunya bumbu dapur yang harganya cenderung fluktuatif, membuat dirinya khawatir jika saat memasuki bulan Ramadan harga bahan pangan tersebut bisa melambung.

“Takutnya harga bahan pangan itu naik pas puasa, makanya saya stok lebih banyak, terlebih harga cabai saat ini sedikit menurun ketimbang beberapa bulan lalu,” jelasnya.

Masyarakat berharap agar harga bahan pangan, baik itu bahan pokok maupun bumbu dapur bisa stabil sampai dengan hari lebaran. Fatimah meminta agar pemerintah terus menjaga kestabilan harga bagi masyarakat.

“Semoga pemerintah kita bisa ikut andil dalam menjaga harga bahan pangan ini,” pintanya.