KPU Lobar Usulkan Penyimpanan Logistik Pemilu 2024 Bisa di LCC

57
Penampakan gedung LCC. (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Barat usulkan gedung Lombok City Center (LCC) yang saat ini kosong dapat dimanfaatkan. Termasuk untuk menyimpan berbagai logistik kebutuhan Pemilu 2024 mendatang.

“Kami sangat berharap ya, bahwa pemerintah daerah bisa beritikad baik kepada KPU dalam hal memfasilitasi gudang logistik,” kata Ketua KPU Lobar, Bambang Karyono saat dikonfirmasi belum lama ini.

Ia mengaku pihaknya cukup kesulitan mencari gedung yang representatif. Khususnya untuk menyimpan berbagai logistik, seperti kotak, hingga surat suara. Terlebih, diprediksi saat Pemilu 2024 mendatang diprediksi berlangsung saat musim hujan.

“Ada sih (gudang) di Lombok Barat ini, tapi kemudian tidak cukup ruang untuk menaruh kotak suara, kemudian surat suara dan segala proses di situ,” bebernya. Untuk itu, LCC dinilai cukup representatif jika bisa dimanfaatkan untuk tujuan tersebut.

Bambang berharap pihaknya diberi izin untuk memanfaatkan gedung LCC tersebut. “Daripada kemudian hari ini (gedungnya) tidak dimanfaatkan untuk apa-apa. Kalau bisa disumbangkan untuk kemajuan demokrasi, ya kenapa enggak,” lugasnya.

Namun, jika ada hal-hal yang menjadi kendala karena saat ini kasus LCC masih berproses secara hukum, pihaknya berharap agar pihak terkait dapat memberi kemudahan untuk izin pemanfaatannya, guna mendukung kelancaran Pemilu 2024 mendatang.

“Bisa saja proses (hukum) berlanjut, tetapi pemanfaatan itu juga bisa berjalan dan diberikan kepada KPU,” harapnya.

Sebelumnya, untuk penyimpanan logistik Pemilu di Lobar, KPU memanfaatkan gudang gerabah yang ada. Namun, saat ini gudang itu telah difungsikan untuk gudang industri.

“Karena kita sangat membutuhkan sekian ribu kotak, harus dijejerkan, kemudian isi surat suara di situ. Kan kita butuh space, apalagi Februari itu kan musim hujan,” bebernya.

Pihaknya mengaku membutuhkan gedung yang aman. Karena bila harus dilakukan di lapangan atau ruang terbuka dinilai tidak memungkinkan, mengingat kotak suara Pemilu berbahan kardus. Sehingga dikhawatirkan rusak bila terkena air.

“Ya, paling kalau kita manfaatkan LCC itu minimal H-3 bulan sampai H+2 bulan setelah Pemilu. Sampai dengan rekap selesai, ya enam bulan lah yang paling lama,” pungkasnya. (yud)