Kuota Kartu Prakerja NTB Tersisa 14.992 Orang

Mataram (Inside Lombok) – Kuota pendaftar alokasi penerima kartu prakerja di Nusa Tenggara Barat tersisa 14.992 orang dari total 50.922 orang yang dialokasikan pemerintah pusat sebagai dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H Lalu Gita Ariadi mengatakan jumlah pendaftar calon penerima kartu prakerja hingga saat ini sudah mencapai 35.930 orang dan masih tersisa kuota 14.992 orang dari total 50.922 orang yang dialokasikan oleh pemerintah pusat untuk NTB.

“Masih ada tersisa kuota 14.992 orang untuk NTB,” ujarnya di Mataram, Sabtu.

Gita menyebutkan, jumlah kuota kartu prakerja di 10 kabupaten/kota di NTB, terbanyak berada di Kota Mataram sebanyak 7.660 prakerja, disusul Lombok Tengah 7.223, Lombok Timur 5.432, Lombok Barat 3.939, Lombok Utara 3.533, Sumbawa 3.103, Sumbawa Barat 1.071, Dompu 1.441, Kota Bima 1.561, dan Kabupaten Bima 967.

“Bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan dan memerlukan Kartu Prakerja agar dapat segera mendaftar melalui jalur yang telah disediakan,” terang Sekda NTB.

“Penetapan penerima Kartu Prakerja ditetapkan oleh tim pusat berdasarkan hasil seleksi dan verifikasi data yang masuk,” sambungnya.

Menurut Gita, kartu prakerja ini diperuntukkan bagi WNI berusia diatas 18 tahun, tidak sedang mengikuti pendidikan formal, para pencari kerja atau para pekerja yang dirumahkan serta pelaku usaha mikro dan kecil yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi COVID-19.

“Kartu prakerja ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, produktifitas dan daya saing angkatan kerja serta meringankan biaya hidup akibat pandemi COVID-19,” jelasnya.

Untuk besaran nilai penerima manfaat kartu prakerja kata Sekda, sebesar Rp3,550 juta, dengan peruntukan, biaya pelatihan Rp1 juta, insentif peserta sebanyak Rp600 ribu/bulan selama empat bulan. Kemudian, survei Rp150 ribu, sehingga total anggaran untuk 50.922 orang mencapai Rp35,930 miliar lebih.

“Pendaftaran dapat dilakukan melalui online di laman website www.prakerja.go.id dan pendaftaran manual dilakukan melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota se-NTB,” katanya.(Ant)