Loteng Harapkan Prioritas Tenaga Lokal dalam Rekrutmen Nakes MotoGP

Ilustrasi

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat membuka perekrutan untuk tenaga kesehatan yang nantinya akan menjadi Tim Kesehatan saat perhelatan balap MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

Terkait hal itu, Pemkab Lombok Tengah mengharapkan Pemprov NTB memprioritaskan dokter dan perawat yang berasal dari Lombok Tengah dalam kuota rekrutmen tersebut.

“Tentu porsi yang kita harapkan lebih besar daripada (tenaga medis daerah) yang lain”,kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, H.Omdah, Sabtu (11/7/2020) di Praya.

Disebutkan, jumlah dokter dan perawat yang akan direkrut sebanyak 235 orang. Pihaknya belum memastikan berapa tenaga medis asal Lombok Tengah yang mendaftar pada rekrutmen tersebut.

Namun, dia berharap kuota untuk Lombok Tengah lebih besar dari kabupaten kota lain di NTB.

“Tapi kita harapkan teman-teman kita orang Lombok Tengah ini yang mengisi sebelum mencari yang lain”,katanya.

Diakui bahwa peluang tenaga medis Lombok Tengah untuk terpilih pada rekrutmen ini memang tidak besar. Akan tetapi, pihaknya akan meminta kepada Dinas Kesehatan Provinsi untuk memperhatikan tenaga kesehatan Lombok Tengah yang menjadi lokasi event MotoGP.

“Kita mohon nanti tenaga lokal ini yang diprioritaskan”,lanjutnya.

Menurut dia, tenaga medis Lombok Tengah bisa memenuhi syarat-syarat dalam rekrutmen tersebut. Beberapa syarat itu di antaranya adalah pendaftar berusia 50 tahun saat pelaksanaan event MotoGP. Lalu memiliki ijazah sesuai tenaga yang dibutuhkan dan STR yang masih berlaku.

Kemudian memiliki antusiasme terhadap balap motor. Selain itu memiliki keterampilan kegawatdaruratan BTCLS/ATLS/ACTS yang masih berlaku, mampu berkomunikasi menggunakan bahasa inggris atau memiliki sertifikat TOEFL.

“Bahasa Inggris nanti bisa sambil belajar”,lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana untuk melakukan pembinaan kepada tenaga medis di Lombok Tengah agar benar-benar siap menghadapi event balap dunia, MotoGP 2021 nanti.