Pelaku Usaha di Mataram Ikut Siapkan Akomodasi Jelang Superbike

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi. ( Inside Lombok/dok)

Mataram (Inside Lombok) – Pada event Superbike November mendatang, ribuan orang diperkirakan akan datang ke NTB khususnya Lombok. Sehingga untuk mendukung akomodasi para pengunjung, pelaku usaha harus segera melakukan persiapan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi mengatakan, meski event Superbike digelar di Lombok Tengah, Kota Mataram tetap ambil bagian untuk melakukan persiapan khususnya untuk akomodasi pengunjung. Karena potensi kunjungan pada kegiatan tersebut diprediksi cukup tinggi.

“Kita di Mataram punya 1.300 kamar hotel yang siap untuk wisatawan, termasuk untuk kegiatan MotoGP di November itu,” kata H. Denny.

Secara umum, Kota Mataram memiliki akomodasi 2.600 kamar hotel. Namun pada saat pandemi covid-19 saat ini, sebagian kamar hotel di Kota Mataram dimanfaatkan sebagai lokasi untuk isolasi Covid-19 oleh perusahaan. Sehingga dengan demikian, jumlah kamar yang tersedia berkurang.

Denny mendorong agar pelaku usaha di Kota Mataram terus menambah akomodasi yang ada, termasuk untuk kamar hotel. Meskipuan perhelatan WSBK disebutkan akan menerapkan protokol kesehatan ketat berupa pengurangan kapasitas penonton. Namun, Dispar Kota Mataram optimis akomodasi yang disiapkan di masing-masing kabupaten kota akan terisi.

“Ini masih kita dorong terus, karena memang ada beberapa hotel baru yang akan buka. Salah satunya yang cukup besar seperti di Jalan Udayana yang masih pembangunan. Dengan ini kamar hotel kita bisa meningkat terus,” jelasnya.

Diakui, okupansi hotel selama pandemi memang mengalami penurunan signifikan. Termasuk saat PPKM diberlakukan. Sehigga diharapkan, okupansi akan meningkat terutama menjelang event superbike November mendatang.

“Sekarang okupansi kita rata-rata MICE kebanyakan. Untuk wisatawan kita harapkan berangsur-angsur ada juga,” harapnya.