Pemkot Mataram Pastikan Pelaksanaan Ibadah di Bulan Ramadan Tetap Normal

54
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, saat ditemui di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Rabu (7/4/2021). (Inside Lombok/Ade Andriyan).

Mataram (Inside Lombok) – Bulan Ramadan akan tiba dalam waktu kurang dari sepekan lagi. Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memastikan pelaksanaan ibadah saat Ramadan dapat tetap berjalan normal meski masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Tahun ini ada aturan spesifik mengenai aturan beribadah selama bulan Ramadan, khususnya mengenai pelaksanaan tarawih kegiatan-kegiatan lain yang menjadi tradisi kita selama ini, seperti Nuzulul Quran dan lain-lain itu boleh dilaksanakan,” kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, Rabu (7/4/2021).

Meskipun tidak mengubah budaya dan pelaksanaan proses ibadah, Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan. Terkait hal ini, Pemkot Mataram akan mengeluarkan surat edaran mengenai pedoman pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.

“Nanti kita akan membuat surat yang ditujukan kepada takmir-takmir masjid supaya tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga ibadah tetap bisa dilaksanakan selama Ramadan,” terang Mohan.

“Karena memang sudah ada edaran bahwa kapasitas yang diperbolehkan untuk tempat-tempat ibadah itu adalah 50 persen dari kapasitas daya tampung,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Mataram juga akan tetap menerapkan kebijakan bagi sejumlah pelaku usaha rumah makan dan tempat hiburan untuk tutup sementara selama bulan Ramadan. Penutupan ini dilakukan untuk menghormati umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

“Aturan kita setiap tahun memang seperti itu. Hiburan kita kurangi. Beberapa kita tutup tidak boleh beroperasi,” tegasnya.

“Nanti surat edarannya akan kita keluarkan sehari atau dua hari sebelum puasa,” jelasnya.