Pemprov dan Polda NTB Kunjungi “Negeri Spaghetti”, Penyelenggaraan WSBK dan MotoGP di NTB akan Tiru Italia

Tim Pemprov dan Polda NTB saat melakukan studi komparasi ke Italia akhir pekan kemarin. (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) -Persiapan NTB menjadi tuan rumah event internasional terus dimatangkan. Antara lain untuk menyambut gelaran World Superbike (WSBK) yang akan diadakan November mendatang dan MotoGP pada 2022.

Mulai dari kesiapan fasilitas daerah seperti rumah sakit, akses transportasi, hingga pengamanan menjadi kebutuhan yang mendesak dibenahi sebelum event-event tersebut digelar. Untuk itu, Pemprov NTB bersama Polda NTB mengirim delegasi guna melakukan studi komparasi di Italia. Mengingat negara tersebut telah puluhan kali sukses menjadi tuan rumah MotoGP.

Di hari pertama, tim studi komparasi tersebut diterima oleh jajaran Kepolisian Daerah Remini, Italia. Sementara untuk hari kedua tim tersebut mengunjungi Misano Circle circuit MotoGP Marco Simoncelli untuk melihat langsung di lapangan dengan didampingi oleh jajaran Kepolisian Daerah Remini.

“Italia sudah puluhan tahun menyelenggarakan MotoGP. Kita di Indonesia belum punya pengalaman untuk itu. Karena itu, kita harus banyak mencontoh sistem yang diterapkan Italia,” jelas Kepala Dinas PUPR NTB, Ridwansyah yang mengikuti studi komparasi tersebut.

Dari kegiatan tersebut Pemprov NTB akan mengadopsi beberapa teknis dan sistem penyelenggaraan balap motor internasional tersebut. Antara lain penggunaan ruang command center, antisipasi kontijensi, keamanan, penempatan medical center, screening penonton, hingga regulasi lainnya.

Direktur RSUD NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra yang juga turut serta dalam kunjungan ke Italia mengatakan keamanan protokol kesehatan yang biasa dilakukan saat penyelenggaraan event tersebut siap diterapkan juga di NTB. Dicontohkan, setiap penonton diwajibkan untuk mengisi aplikasi kesehatan seperti Peduli Lindungi yang dimiliki pemerintah Indonesia.
“Kita perlu bangun sistem screening penonton berbasis IT untuk pemeriksaan kesehatan berbasis PCR atau antigen sesuai prokes,” ujar dr. Jack.

Sementara itu, tim delegasi dari Polda NTB yang dipimpin langsung oleh Irwasda Kombes Djoko Hari Utomo melakukan studi komparasi untuk teknik pengamanan event internasional yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.Si mengatakan pihaknya akan maksimalkan kesiapan pengamanan untuk perhelatan balap di Sirkuit Mandalika saat ini. Untuk memaksimalkan persiapan, maka studi komparasi ke Italia, khususnya di Misano Circle circuit MotoGP Marco Simoncelli dilakukan.

Artanto yakin, pengamanan event internasional yang akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika akan berhasil bila dilaksanakan secara bersama-sama dan komprehensif. “Hasil studi komparasi akan dijadikan panduan guna menyusun strategi pengamanan di Pertamina Mandalika International Street Circuit Lombok Tengah,” pungkasnya.