Pendaftar Ibadah Haji Loteng Turun 40 Persen

Sejumlah warga mendaftar ibadah haji di Kantor Kemenag Loteng, Kamis (5/11/2020). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Pendaftar Ibadah haji di Lombok Tengah (Loteng) turun 40 persen selama pandemi Covid-19.

“Berkurang karena ekonomi masyarakat sedang sulit akibat Covid-19”,kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, H.Muhson, Kamis (5/11/2020) di Praya.

Disebutkan, sebelum pandemi, jumlah pendaftar ibadah haji di Kemenag Loteng mencapai 20-22 orang per hari. Sementara saat ini masyarakat yang mendaftar sekitar 7-15 orang per hari.

Biasanya pendaftaran ibadah haji meningkat pasca panen, baik itu panen tembakau maupun panen padi dan jagung.

“Tapi karena pandemi kemungkinan uang masyarakat disimpan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jadi tidak terlalu banyak pendaftaran”,ujarnya.

Sementara itu, untuk 752 orang calon jamaah haji yang batal berangkat tahun ini karena pandemi akan diberangkatkan ketika pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali penyelenggaraan ibadah haji.

Ke 752 orang calon jamaah tersebut, lanjutnya, tidak mengambil dana hajinya hingga batas waktu pengambilan pada tanggal 31 Juli lalu.

“Tidak ada calon jamaah yang mengambil dana hajinya kemarin”,katanya.

Sedangkan kalau melihat daftar tunggu ibadah haji Loteng saat ini sudah mencapai 31 tahun. Artinya, kalau mendaftar jamaah haji tahun ini maka diperkirakan akan berangkat pada tahun 2052 mendatang.

“Kita ikut daftar tunggu provinsi. Tidak dibagi-bagi ke kabupaten”,tutupnya.