Penghujung November, Waspada Curah Hujan Tinggi di Seluruh NTB

Ilustrasi Hujan Deras (Image Source : Kompas.com)

Mataram (Inside Lombok) – BMKG Stasiun Klimatologi NTB mencatat curah hujan tinggi terjadi di sebagian wilayah NTB. Untuk itu, masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang, tanah longsor dan banjir yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi NTB, Cakra Mahasurya Atmojo Pamungkas dan Dewo Sulistio Adi Wibowo menerangkan dengan kondisi cuaca saat ini peluang terjadinya bencana hidrometeorologi lebih tinggi dibandingkan biasanya.

Peringatan dini curah hujan tinggi pun telah dipetakan. Antara lain level SIAGA terdapat di Kecamatan Narmada (Kabupaten Lombok Barat) serta di Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara (Kabupaten Lombok Tengah.

Kemudian pada level WASPADA terdapat di Kecamatan Dompu, Hu’u, Pajo (Kabupaten Dompu), Kecamatan Madapangga, Parado, Woha (Kabupaten Bima), Kecamatan Gunungsari, Lingsar (Kabupaten Lombok Barat), Kecamatan Jonggat, Kopang, Praya, Praya Tengah, Pringgarata), Kecamatan Aikmel, Montong Gading, Pringgasela, Terara (kabupaten Lombok Timur), serta di Kecamatan Bayan, Gangga, Kayangan, Tanjung (Kabupaten Lombok Utara).

“Masyarakat juga diimbau untuk perlu mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Diterangkan, curah hujan di wilayah NTB pada dasarian II November 2022 bervariasi dari kategori rendah (0-50mm/das) hingga sangat tinggi (>300 mm/das). Curah Hujan tertinggi tercatat terjadi di Pos Hujan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa sebesar 370mm/dasarian. Sifat hujan pada dasarian I November 2022 di wilayah NTB secara umum berada pada kondisi Atas Normal (AN).

Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) provinsi NTB secara umum berada pada kategori sangat pendek (1-5 hari) hingga masih ada hujan saat pembaruan data. HTH terpanjang terpantau di Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa panjang HTH selama 4 hari.

Melalui pemantauan kondisi dinamika atmosfer terakhir, BMKG juga memprakirakan La Nina masih akan berlangsung hingga Maret 2023, kemudian berangsur menuju kondisi netral.

Peluang curah hujan pada dasarian III November 2022 di NTB berpeluang tinggi terjadi dengan intensitas >50 mm/dasarian terjadi di seluruh wilayah NTB dengan probabilitas > 90 persen. Curah hujan dengan intensitas >100 mm/dasarian juga diperkirakan terjadi di seluruh wilayah NTB dengan probabilitas 50->90 persen, kecuali di wilayah Lombok bagian utara-timur laut dan Sumbawa bagian barat laut. Terdapat juga potensi curah hujan dengan intensitas >150 mm/dasarian di wilayah NTB dengan probabilitas 20 – 60 persen khususnya di tengah Pulau Lombok memiliki peluang hingga 90 persen. (r)