26.5 C
Mataram
Kamis, 18 Juli 2024
BerandaBerita UtamaPertamina Antisipasi Kebutuhan BBM Meningkat Jelang Nataru

Pertamina Antisipasi Kebutuhan BBM Meningkat Jelang Nataru

Mataram (Inside Lombok)- Pertamina mengantisipasi peningkatan permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jelang Natal dan Tahun baru (Nataru) 2024. Karena biasanya banyak wisatawan atau masyarakat libur nataru, sehingga harus dipastikan ketersediaan BBM mencukupi.

Manager Commrel and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, jelang nataru biasanya kebutuhan BBM meningkat. Kondisi ini bersamaan dengan kuota yang dialokasikan sudah semakin menipis.

“Secara keseluruhan untuk kesiapan bbm, Pertamina persiapkan untuk menjamin kelancaran para wisatawan atau masyarakat dalam menjalankan hari libur tahun baru, proyeksi persiapan gasoline kurang lebih 1400 KL atau sekitar 1,4% dari rata-rata konsumsi harian Gasoline 1483 per hari di Oktober 2023,” ujar Ahad Rahedi, Rabu (29/11).

Ia menjelaskan, untuk gas oil diproyeksikan mengalami penurunan seperti pada tahun lalu. Rata-rata konsumsi harian gasoil sebesar 572 KL per hari di Oktober 2023. Meski demikian Pertamina sudah mengantisipasi ada peningkatan kebutuhan yang akan terjadi di akhir tahun.

- Advertisement -

“Kami sudah komunikasikan dengan Pemda melalui pemprov maupun pemkab/pemkot agar supaya di masing-masing pemerintah memahami situasi ini, bahwa pertamina melaksanakan distribusi ini sudah berupaya semaksimal mungkin sesusai dengan amanah,” terangnya.

Peningkatan permintaan BBM juga kemungkinan akan terjadi pada masa kampanye pemilu 2024. Dimana Pertamina bersama dengan beberapa pihak lain mengantisipasi akan adanya mobilisasi masa pada tahapan kampanye. Harapannya agar supaya kegiatan dilakukan tidak membebani alokasi untuk masing masing wilayah.

“Estimasi kita, hanya bisa lihat data 5 tahun sebelumnya pada 2019. Namun itu tidak relate, dalam artian tidak bisa disamakan dengan sekarang. Karena mungkin jumlah partai politik dan calonnya tidak bisa disamakan. Jadi perlu ada antisipasi tersendiri sebenarnya, hal ini sudah disampaikan ke pemprov,” jelasnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer