Program E- Tourism ‘Go Mandalika’ Dinilai Stagnan

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Program Pariwisata digital yang diberi nama Go Mandalika milik Pemda Lombok Tengah dinilai stagnan. Pasalnya, sejak diluncurkan pada bulan Maret 2021 lalu, terlihat tidak ada konten promosi pariwisata tambahan dalam platform E-Tourism Go Mandalika tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, H. Lendek Jayadi, Kamis (11/6/2021) kemarin, membantah kalau media informasi khusus pariwisata Lombok Tengah tersebut stagnan.

“Tidak melempem. Tetap jalan seperti yang kita inginkan. Tapi kita harus pahami kondisi pandemi ini semua kekuatan (anggaran) kita berkurang karena ada recofusing anggaran,”katanya.

Dikatakan, Go Mandalika tetap berjalan seperti rencana. Namun membutuhkan kerjasama semua pihak sehingga pergerakan promosi pariwisata Lombok Tengah tidak stagnan.

Berdasarkan hasil evaluasi pihaknya, pergerakan wisatawan yang berkunjung ke Lombok Tengah pasca peluncuran Go Mandalika memang tidak sebesar seperti saat sebelum pandemi Covid-19.

Namun, hal itu dinilai tidak bisa dijadikan perbandingan. Karena kalau dibandingkan dengan kabupaten kota lain, pergerakan wisatawan di Lombok Tengah diklaim lebih baik.

“Apakah ini karena Go Mandalika? Tapi yang jelas ini karena usaha kita bersama, promosi kita bersama. Baik itu Go Mandalika maupun tidak lewat sana,” katanya.