Satgas COVID-19 Mataram Segera Tertibkan Aktivitas Kawasan CFD

Pedagang dan pengunjung di areal kawasan bebas kendaraan bermotor (car free day) di Jalan Udayana Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, setiap Minggu pagai selalu ramai kendati CFD belum dibuka resmi oleh pemerintah setempat sejak pandemi COVID-19 merebak di daerah ini. (Foto: Inside Lombok/ ANTARA/Nirkomala).

Mataram, 23/2 (Inside Lombok) – Satuan Tugas COVID-19 Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera menertibkan aktivitas di kawasan hari bebas kendaraan bermotor atau CFD di Jalan Udayana Kota Mataram yang berlangsung setiap hari Minggu untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Penertiban kegiatan CFD akan kita diskusikan bersama anggota satgas lainnya, karena setiap hari Minggu selalu terjadi kerumunan masyarakat. Karena itu, kita harus segera tertibkan,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kota Mataram I Nyoman Swandiasa di Mataram, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan menyikapi kondisi areal CFD di Jalan Udayana Kota Mataram, yang selalu ramai oleh pedagang dan pengunjung mulai pukul 06.00-09.00 Wita, kendati kegiatan CFD belum resmi dibuka sejak awal pandemi COVID-19 merebak di daerah ini.

Kondisi itu terjadi, sejak penerapan normal baru, masyarakat mulai datang ke kawasan Jalan Udayana untuk berolahraga, terlebih pada hari Minggu dan berdampak pada ramainya juga pedagang yang menggelar dagangannya.

“Pemerintah kota sebenarnya masih menutup kegiatan CFD selama pandemi COVID-19, tapi saat ini kesannya masyarakat sudah menormalkan diri. Jadi kita harus tertibkan lagi,” katanya.

Dikatakan, upaya penertiban aktivitas masyarakat di CFD menjadi perhatian serius sebab, Kota Mataram sudah bekerja keras menurunkan status dari zona oranye (risiko sedang) menjadi zona kuning (risiko ringan) COVID-19.

“Kita tidak ingin kerumunan yang diterjadi di CFD Udayana memicu peningkatan kasus positif baru COVID-19, dan akhirnya berdampak pada kenaikan zonasi wilayah,” katanya.

Hal tersebut, tambah Swandiasa, menjadi tantangan pemerintah kota dan Satgas COVID-19 dalam upaya penanganan dan pencegahan COVID-19. Apalagi, CFD dikhawatirkan menimbulkan klaster baru karena yang datang ke CFD tidak hanya warga kota melainkan juga warga luar kota. (Ant)