Stok Darah di Masa Pandemi Menipis, PMI Lotim Lakukan DD Keliling

Aktivitas Donor Darah di Unit PMI Lotim, di Selong, Sabtu (31/10/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Sejak mewabahnya Pandemi Covid-19, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Lotim menipis. Pemerintah sempat menginstruksikan untuk memberhentikan layanan Donor Darah (DD) keliling. Namun untuk menjaga ketersediaan stok darah, PMI Lotim kembali menjalankan DD keliling.

Kepala Unit Donor Darah PMI Lotim, Moh Nur mengatakan, stok darah pada awal masa Pandemi Covid-19 di Lotim sangat menipis. Pasalnya, di masa Pandemi pemerintah menginstruksikan kepada pihaknya untuk memberhentikan sementara pelayanan DD keliling, guna menghindari kerumunan agar virus tidak semakin meluas.

Lanjutnya, kebutuhan darah di Lotim baik sebelum pandemi maupun selama pandemi ini sama, di mana kebutuhan darah mencapai 700 hingga 900 katong perbulannya.

“Di masa pandemi kita diinstruksikan memberhentikan sementara pelayanan DD keliling. Untuk itu, pemerintah meminta bagi yang membutuhkan darah agar pihak kelurga langsung yang berdonor,” ucapnya saat ditemui Inside Lombok, di Selong (31/10).

Untuk mencukupi stok darah yang menipis, pihak PMI Lotim kembali menjalankan DD keliling. PMI juga bekerjasama dengan berbagai pihak agar bisa melaksanakan DD rutin.

“Dengan begitu, sekitar 80 persen kebutuhan stok darah di PMI terpenuhi, sehingga dengan stok tersebut bisa memenuhi kebutuhan darah masyarakat selama tiga atau empat hari ke depan, ” imbuhnya.

Dikatakannya, sebelum memulai kembali pelaksanaan DD keliling tersebut, PMI Lotim hanya mampu mencukupi kebutuhan darah untuk satu hari saja. Dengan dimulai kembali pelaksanaan DD keliling tersebut bisa menambah stok kebutuhan masyarakat.

Lanjutnya, bagi masyarakat yang ingin mendonor darah di masa pandemi ini tidak perlu khawatir akan tertular virus Covid-19. Mengingat virus Corona tidak menyebar melalui darah, sehingga masyarakat tetap aman saat mendonor darah.

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum menemukan pendonor darah atau yang didonorkan terpapar Covid-19 di Lotim,” ujarnya.