Travel Kesulitan Tambah Kuota Tiket MotoGP

59

Mataram (Inside Lombok) – Tiket MotoGP yang dijual beberapa travel agent paling banyak dipesan untuk kelas premium grandstand dengan harga Rp2,3-2,5 juta. Lantaran permintaan tinggi, travel masih kesulitan menambah kuota tiket MotoGP, terutama tiket kelas premium grandstand tersebut.

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) NTB, Badrun mengatakan anggotanya diberikan kuota untuk menjual tiket MotoGP sebanyak 1.000 tiket dengan tiga kelas. Dari kelas general admission, premium grandstand, dan standar grandstand.

Saat ini tiket MotoGP yang ada di pihaknya telah terjual sebanyak 500 lebih, didominasi tiket kelas premium grandstand. Pembeli sendiri kebanyakan berkelompok, dan dalam satu kelompok seluruhnya menginginkan kategori tiket yang sama.

“Misalkan 100 orang, dia mau dengan kategori grup tiket yang sama. Itu kami agak kesulitan meminta tambahan kuota grup yang diberikan Xplorin itu,” ujar Badrun, Jumat (28/1).

Padahal ASPPI dapat menjual 1500-2000 tiket MotoGP. Tetapi kategori yang diminati kostumernya adalah kelas premium grandstand saja, sedangkan untuk general admission tidak banyak.

“Kami mengusulkan tiket yang sama sesuai dengan tamu minta. Dari teman-teman anggota melalui proses yang lama dengan proses pengajuan ke Xplorin untuk tiket yang sama diminta calon kostumer,” ungkapnya.

Untuk penambahan kuota tersebut, pihaknya mengajukan ke Xplorin dan masih masuk daftar tunggu. ASPPI sendiri bisa memenuhi permintaan melebihi kuota yang diberikan, hanya saja yang menjadi kendala sekarang mengikuti permintaan calon kostumer.

“Ada variasi tiketnya, ada juga tiket VIP. Tidak mesti premium grandstand saja, itu juga diminati oleh calon kostumer kami,” ucapnya.

Dikatakan, dalam satu grup ada 50 orang sampai 100 lebih orang karena mereka menghandle kelompok besar. Grup tersebut datang langsung dari Jakarta atau Surabaya. Sementara itu, harga paket yang dijual bervariasi. Di mana perbedaan dari klasifikasi hotel dan jarak hotel dengan sirkuit Mandalika.

“Kalau di Mandalika bisa jadi teman-teman banyak yang menjual kisaran Rp7,5 juta kepada kostumer. Sedangkan daerah Senggigi masih ada teman yang menjual Rp6 juta dengan 4 hari 3 malam bervariasi, tergantung dari mendapatkan transport hotel itu,” tandasnya. (dpi)