Wabup Lotim Minta Penjagaan di Pelabuhan Kayangan Diperketat

90
Wabup Lotim, H Rumaksi saat ditemui disela-sela kegiatannya, di Selong, Rabu (25/11/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Banyaknya ditemukan gembong narkoba di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) , Wakil Bupati (Wabup) Lotim H Rumaksi meminta penjagaan di Pelabuhan Kayangan di perketat, guna mewaspadai predaran narkoba dari jalur laut.

Wabup mengaku terkejut dengan ditemukannya pabrik sabu di Lotim, tidak pernah terlintas di benaknya bahwa daerahnya terdapat rumah produksi sabu di Kecamatan Pringgasela yang beberapa hari lalu disergap oleh Tim Satres Narkoba Polda NTB.

“Kita merasa tertampar keras dengan adanya produksi sabu di wilayah kita,” ucapnya saat ditemui di Kantor Bupati Lotim, Rabu (25/11).

Dikatakan Wabup, dari informasi yang ia dapatkan bahwa sabu-sabu yang beredar di Lotim berasal dari jalur laut di wilayah timur yaitu dari Pelabuhan Kayangan. Untuk itu ia meminta penjagaan di Pelabuhan Kayangan lebih diperketat lagi.

“Dulu sabu-sabu yang beredar di Lotim berasal dari wilayah barat, tapi sekarang berasal dari timur,” katanya.

Peredaran sabu-sabu dari barat, kata Wabup, sangat sulit dikarenakan penjagaan yang ketat diberlakukan di Pelabuhan Lembar, sehingga banyak yang beralih jalur ke wilayah timur dan mengedarkan narkoba lewat Pelabuhan Kayangan.

“Penjagaan kita masih lemah, ke depan akan kita perketat,” imbuhnya

Wabup meminta kepada semua pihak khususnya masyarakat untuk bekerjasama dalam memutus peredaran sabu-sabu atau narkoba di Lotim, dengan cara segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan hal-hal yang dianggap mencurigakan.

“Segera dilaporkan agar barang haram tersebut tidak sampai beredar di Lotim,” tutupnya.