Wali Kota Mataram Pimpin Pengambilan Sumpah PNS Secara Virtual

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh memimpin pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, rektutmen CPNS formasi 2018. (Kamis 13/8-2020) (Foto: Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh memimpin pengambilan sumpah/janji 270 orang pegawai negeri sipil (PNS) yang merupakan hasil rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018, secara virtual sesuai protokol COVID-19.

Kegiatan pengambilan sumpah/janji tersebut dilaksanakan secara virtual di empat tempat dan terpusat di aula pendopo Wali Kota Mataram, untuk 70 orang PNS sementara sisanya dibagi pada tiga lokasi yakni di Dinas Kesehatan untuk tenaga medis dan Dinas Pendidikan dan SMPN 6 Mataram untuk tenaga guru, di Mataram, Kamis.

Seusai memimpin pengambilan sumpah/janji PNS tersebut, wali kota mengingatkan, agar para PNS senantiasa mengingat sumpah/janji yang telah diucapkan, karena sumpah/janji bersifat mengikat dan memaksa.

“Kinerjanya juga harus ditingkatkan, jangan sampai saat masih berstatus CPNS kinerjanya bagus tapi setelah sah menjadi PNS kinerja turun,” katanya.

Sebelumnya, dalam laporan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati menyebutkan sebanyak 270 orang PNS tersebut terdiri atas 131 orang tenaga guru, 102 tenaga medis dan 37 orang tenaga teknis.

Sementara peserta yang mengikuti pengambilan sumpah/jabatan secara fisik, sebanyak 70 orang. Dengan rincian, 29 tenaga medis di Dinas Kesehatan, 32 tenaga medis bertugas di RSUD Mataram, 1 dari tenaga guru dan 6 orang alumni IPDN alumni 2017, dan dua orang PNS yang belum diambil sumpah/janjinya.

“Sisanya dilakukan pengambilan sumpah/janji secara virtual, Dinas Kesehatan untuk tenaga medis. Untuk guru dibagi menjadi dua yakni di Dinas Pendidikan dan SMPN 6 Mataram untuk guru, sebab jumlahnya lebih dari 100,” katanya.

Nelly menambahkan, sebanyak 270 PNS yang sudah diambil sumpah/janjinya itu, sudah mulai menerima gaji penuh 100 persen sesuai golongan mulai 1 Agustus 2020.

“Kekurangan gaji bulan Agustus akan diajukan digaji susulan,” katanya.

Dikatakannya, dalam kegiatan pengambilan sumpah/jani PNS yang dilaksanakan Pemerintah Kota Mataram juga terdapat sebanyak 8 orang PNS berasal dari lulusan IPDN 2018. (Ant)